web analytics
  

Kenaikan Tiket Pesawat Tak Pengaruhi Penjualan Tiket Bus Kota Cimahi

Jumat, 24 Mei 2019 13:22 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Bandung, Kenaikan Tiket Pesawat Tak Pengaruhi Penjualan Tiket Bus Kota Cimahi, tiket pesawat mahal, mudik gratis, mudik lebaran, tiket bus Cimahi

Ilustrasi - Calon penumpang saat akan menaiki bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Selasa (12/6/2018). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

CIMAHI TENGAH, AYOBANDUNG.COM -- Mahalnya tiket pesawat pada musim arus mudik tahun ini, tidak berdampak pada penjualan tiket bus di Kota Cimahi. Sejumlah agen mengaku penjualan tiket bus tidak ada peningkatan yang signifikan.

Salah seorang agen PO Bus Kramat Jati, Yuyun, menerangkan penjualan tiket bus pada musim arus mudik tahun ini tidak ada peningkatan. Bahkan penjualannya sama dengan hari biasa, dan cenderung menurun.

"Harga tiket pesawat naik, gak ada pengaruhnya untuk permintaan tiket bus oleh masyarakat," ujarnya kepada ayobandung.com di kantornya Jalan Gedung Empat, Kota Cimahi, Jumat (24/5/2019).

AYO BACA : Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Bus Damri Naik 10 Persen

Dia menjelaskan pada tahun-tahun sebelumnya penjualan tiket bus ramai menjelang Lebaran, tetapi tahun ini diprediksi tidak ada lonjakan. Kondisi ini, kata Yuyun sudah berlangsung selama tiga tahun ini.

"Sudah beberapa tahun gak ada lonjakan permintaan tiktlet bus. Beda tiga sampai empat tahun ke belakang, malahan semakin kesini mah semakin berkurang saja," katanya. 

Menurutnya, penyebab menurunnya penjualan tiket bus karena banyaknya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemkot Cimahi dan pengusaha. Selain itu, trend sekarang banyak pemudik yang memilih mudik setelah Lebaran. 

AYO BACA : Rawan Kecelakaan, Dishub Kota Cimahi Imbau Masyarakat Tidak Mudik Pakai Motor

"Ada mudik gratis, terus kan kereta api juga banyak tambah gerbong dan tiketnya bisa dipesan jauh sebelumnya. Ditambah sekarang mah banyak yang tidak mudik jelang Lebaran, banyaknya sudah Lebaran karena harga tiketnya turun kalau sudah Lebaran," terang Yuyun. 

Yuyun mengaku sekarang dalam sehari ia hanya mampu menjual 10 tiket perharinya. Sedangkan untuk tujuan keberangkatan sejauh ini masih di dominasi menuju daerah Jawa Tengah. 

Sementara itu, agen Raka Trans, Rani menuturkan diperkirakan pada tahun ini tidak ada puncak arus mudik untuk angkutan bus. Karena penjualan tiket bus merata dan kisaran normal. 

"Dibanding tahun lalu mah jauh banget, kalau sekarang mah mah merata gak ada puncak. Ditambah lagi tidak ada peningkatan permintaan tiket bus jelang Lebaran," ungkapnya.

AYO BACA : Selama Mudik, Jalur Lingkar Nagreg Dibuka Dua Arah

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers