web analytics
  

Ibu Menyusui Galau Puasa? Coba Tips Ini

Selasa, 14 Mei 2019 09:17 WIB Fira Nursyabani

Ilustrasi perawatan bayi. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan ibu harus memperhatikan kondisi diri dan bayinya bila memilih berpuasa saat menyusui.

"Kalau bayi di atas enam bulan, sudah mulai makan makanan pendamping air susu ibu atau MPASI, ibu boleh saja berpuasa. Namun, tetap harus memperhatikan kondisi diri dan bayinya," kata Nia, beberapa waktu lalu.

AYO BACA : Cara Ajarkan Anak Puasa ala Artis Artika Sari Devi

Nia mengatakan bila ibu takut produksi ASI menurun, ibu menyusui bisa berpuasa berseling hari, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. Yang penting, saat berbuka puasa, ibu menyusui harus makan makanan dengan gizi seimbang serta memperbanyak asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh.

"Ibu menyusui harus tetap fit meskipun berpuasa. Hindari makanan dan minuman manis. Lebih baik memperbanyak cairan seperti air kelapa," tuturnya.

AYO BACA : KPAI: Orangtua Jangan Ajari Anak Puasa dengan Paksaan

Ibu juga harus melihat tanda-tanda yang ditunjukkan oleh bayinya. Beberapa bayi cukup sensitif sehingga rewel bila ibunya yang sedang menyusui berpuasa.

"Kenali kondisi diri dan bayi. Jangan berpikir ibu menyusui lain bisa berpuasa, kita juga harus bisa. Kondisi setiap ibu dan bayi berbeda-beda," katanya.

Yang tidak kalah penting, jangan menjadikan menyusui sebagai kompetisi dengan ibu menyusui yang lain. Jangan karena melihat ibu menyusui lain bisa berpuasa, lalu memaksakan diri untuk berpuasa tanpa mempertimbangkan kondisi diri dan bayi.

"Ingat, menyusui anak itu adalah ibadah," ujarnya.

AYO BACA : 10 Butir Kurma Jadi Rahasia Puasa Sehat Dewi Sandra

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers