web analytics
  

Yuk, Ikut Puasakan Medsos Selama Ramadan

Jumat, 10 Mei 2019 13:20 WIB Fira Nursyabani

Masyarakat menyantap takjil saat berbuka puasa di Masjid Raya Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (6/5/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

MAGELANG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar ikut mempuasakan media sosial (medsos) dari hal-hal yang buruk selama Ramadan. Hal ini disampaikannya usai meresmikan Masjid Manarul Ilmi di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang, beberapa waktu lalu.

AYO BACA : Ramadan Jadi Momentum Kedekatan Orangtua dan Anak

Menurut Haedar, jangan jadikan medsos sebagai tempat untuk saling menumpahkan amarah, kebencian, dan perseteruan. "Jangan jadikan medsos untuk menyampaikan berbagai ujaran yang membuat retak sebagai bangsa, tidak produktif bahkan mungkin membuat kehidupan berubah menjadi 'sumpek'," katanya.

AYO BACA : Bandung Zoo Gratiskan Naik Satwa Tunggang Selama Ramadan

Ia menuturkan, dalam konteks tersebut alangkah baiknya jika kita berhenti mengunggah konten-konten negatif. Jadi medsos harus ikut berpuasa agar tidak menjadi arena bagi hal-hal yang buruk.

"Dalam puasa itu ketika kita diajak bertengkar, Nabi Muhammad SAW mengajarkan aku sedang berpuasa. Nanti dalam medsos pun ketika ada mereka yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa termasuk retak sebagai umat dan bangsa, harus kita ingatkan," katanya.

Ia mengatakan, dunia medsos saat ini sangat keras dan penuh perseteruan. Haedar mengimbau, pengguna medsos bisa menjadikan flatform itu sebagai media yang lebih edukatif, dimulai dari Ramadan kali ini.

"Media untuk kita berilmu, tukar informasi, berukuwah sekaligus juga membangun kita menjadi generasi takwa, medsos bisa untuk seperti itu," katanya.

AYO BACA : Tak Hanya Bersihkan Hati, Puasa Juga Ternyata Bersihkan Racun Tubuh

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers