web analytics
  

Demi Keselamatan Pemudik, Dishub Cimahi Lakukan Ramp Check Dua Kali

Kamis, 9 Mei 2019 21:07 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Bandung, Demi Keselamatan Pemudik, Dishub Cimahi Lakukan Ramp Check Dua Kali, Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Mudik,

Ramp Check. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM--Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan melakukan ramp check sebanyak dua kali pada bulan Ramadan tahun ini. Hal tersebut demi menjamin keselamatan pemudik selama angkutan Lebaran. 

Kasi Angkutan Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengatakan ramp check akan dilakukan pada pertengahan bulan Mei dan seminggu menjelang lebaran. Sasarannya yakni angkutan orang atau bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP).

AYO BACA : Hasil Ramp Check Sementara, Masih Ada Bus yang Tidak Lulus Uji

Pada ramp check pertama, sambungnya dilakukan dengan mendatangi pull bus angkutan mudik Lebaran ataupun terminal di Kota Cimahi. Sedangkan, kedua di Rest Area Km 125 Cibeber dengan menggandeng unsur terkait.

"Ramp check pada tanggal 20 Mei, dan H-7 Lebaran. Prioritasnya angkutan orang AKAP dan AKDP yang ada di Kota Cimahi maupun yang melintas dari dan keluar Kota Cimahi," ujarnya kepada ayobandung.com lewat sambungan telepon, Kamis (9/5/2019).

AYO BACA : Ramp Check Jelang Mudik

Dijelaskannya, ramp check meliputi pemeriksaan teknis diantaranya kelaikan kendaraan, sistem pengereman, alat pemecah kaca, kondisi ban, lampu-lampu dan APAR. Selain itu dari segi administrasi terkait kelengkapam surat-surat kendaraan, izin trayek, buku KIR.

"Pemeriksaan ini lebih pada keselamatan dan kelaikan angkutanya. Kalau sopir dicek kesehatannya dengan menggandeng BNNK Cimahi untuk memastikan bebas dari pengaruh Narkotika," katanya.

Ranto mengimbau kepada perusahaan otobus (PO) untuk mengoperasikan kendaraan atau angkutan yang memang laik jalan. Sehingga penumpang bisa nyaman dan aman serta selamat dalam perjalanan.

"Kami tekankan kepada pengusaha angkutan atau bus tidak turunkan atau operasionalkan kendaraan tidak laik. Kami harap dalam keadaan prima, baik kendaraan dan pegemudinya," pungkasnya.

AYO BACA : Kemenhub: Pool akan Dilarang Naikkan dan Turunkan Penumpang

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers