web analytics
  

Said Aqil Harap Agama Jangan Dijadikan Tunggangan Politik

Kamis, 9 Mei 2019 15:04 WIB M. Naufal Hafizh
Umum - Nasional, Said Aqil Harap Agama Jangan Dijadikan Tunggangan Politik, agama, pemilu 2019, Said Aqil, Tunggangan Politik,

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta usai menemui Presiden Joko Widodo pada Kamis (9/5/2019). (Bayu Prasetyo)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj mengimbau agar pada pemilu ke depan agama tidak dijadikan tunggangan politik.

"Baru kali ini pemilu isunya kemarin agama dijadikan kepentingan pemenangan di dalam pemilu. Ini mudah-mudahan jangan sampai terulang," kata Said ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

AYO BACA : Massa Akan Unjuk Rasa ke KPU RI Minta Jokowi-Ma'ruf Didiskualifikasi

Menurut Said, persaingan dalam pemilu lebih baik dilakukan dengan mengadu program pembangunan Indonesia.

Dia menjelaskan, isu perbedaan politik yang membawa agama telah memecah persatuan sejumlah negara di kawasan TImur Tengah, seperti Mesir, Suriah, dan Irak.

AYO BACA : Dikatakan Curang, KPU RI Tegaskan Perhitungan Suara Sudah Transparan

Said menambahkan, untuk yang ingin mengadukan kecurangan dalam proses Pemilu 2019, seluruh pihak bisa melaporkannya kepada Bawaslu maupun Mahkamah Konstitusi sesuai konstitusi.

"Kita berbagai ormas ini, harus menjaga keutuhan masyarakat, kembali kepada kodrat ukhuwah nasional, ukhuwah wathoniyah," tegas Said.

Selain itu, anggota Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Ma'arif mengatakan keutuhan bangsa harus dijaga seluruh pendukung dan tokoh pemimpin.

Dia meminta presiden terpilih nanti harus menjadi pemimpin tidak hanya bagi pendukungnya, namun untuk seluruh bangsa Indonesia.

AYO BACA : Keberagaman dan Kesetaraan Tidak Selalu Makro

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers