web analytics
  

Ini Jenis Petasan yang Boleh Dinyalakan Selama Ramadan

Kamis, 9 Mei 2019 06:43 WIB Fira Nursyabani

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan berbincang dengan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan seusai dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Menjaga Kesucian Bulan Ramadan 1440 H di Wilayah Kabupaten Bandung yang berlangsung di ruang Monitoring Polres Bandung, Soreang, Rabu (8/5/2019). (Dok. Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan sesuai dengan aturan yang berlaku, ada dua kategori petasan yang banyak dijual di pasaran. Ada jenis petasan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan peredaran serta penggunaannya.

AYO BACA : Dari Cabe Rawit Hingga Kentut, Ini Jenis Petasan yang Populer Saat Ramadan

Menurut Indra, petasan yang diperbolehkan adalah bunga api yang tidak menimbulkan ledakan dengan ukuran dibawah 2 inci. Sedangkan petasan yang menimbulkan ledakan dengan ukuran berapapun tidak diperbolehkan. Sedangkan untuk mercon, hanya yang memiliki izin yang boleh dinyalakan..

AYO BACA : Senyum Safari Ramadan Dekatkan Kang Pisman dengan Warga

Terkait kesiapan pengamanan selama Ramadan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di antaranya dengan Pemkab Bandung, Kodim 0609, Kejaksaan Negeri (Kejari), Bale Bandung, Satpol PP, Forum Camat, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Organisai Masyarakat(Ormas)/Organisasi Kelompok Partisan (OPK).

Ia pun mengaku telah mengantongi data tempat-tempat yang rawan terjadi pelanggaran seperti balapan liar, tempat hiburan bandel, penjual petasan dan lain-lain. Indra berucap jika pihaknya memiliki saluran layanan masyarakat apabila terjadi hal yang perlu ditindak karena pelanggaran terkait surat edaran Bupati.

“Jika ada pelanggaran di masyarakat yang dapat memicu konflik dan mengganggu kondusifitas maka masyarakat dapat melapor langsung ke aparat setempat karena kita sudah bersepakat dengan Kodim dan Pol PP," imbaunya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Menjaga Kesucian Bulan Ramadan 1440 H di Wilayah Kabupaten Bandung yang berlangsung di ruang Monitoring Polres Bandung, Soreang, Rabu (8/5/2019).

Indra pun berpesan kepada masyarakat untuk ikut berperan menjaga kondusifitas di bulan Ramadan. “Mari kita jaga kesucian bulan Ramadan ini, jaga kondusifitas, dengan beribadah yang khusyu, menghindari kegiatan yang tidak produktif dan mengganggu kehidmatan dalam beribadah shaum,” tutup Indra.

AYO BACA : ISRN: Waktu Isya di Indonesia Terlambat 18-19 Menit

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers