web analytics
  

Kurang Tidur Tapi Ingin Olahraga, Ini Kata Para Ahli

Rabu, 8 Mei 2019 11:09 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Kurang Tidur Tapi Ingin Olahraga, Ini Kata Para Ahli, Kurang Tidur, Olahraga, diabetes, tips kesehatan, tips olahraga saat puasa, puasa, ramadhan,

Ilustrasi. (Ryan McGuire/Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Pakar kesehatan menyarankan agar seseorang perlu memperbaiki durasi tidurnya yang kurang dibanding melakukan latihan fisik, terutama saat Ramadan.

"Kalau kurang tidur, dibenerin dulu tidurnya. Tapi, kalau mengantuk sedikit ya wajar," ujar dokter spesialis kedokteran olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rachmad Wishnu Hidayat, Rabu (8/5/2019).

AYO BACA : Ini Waktu Terbaik untuk Olahraga

Wishnu mengatakan, seseorang yang tetap memaksakan berlatih fisik dengan kondisi kurang tidur akan berisiko cedera.

Sementara itu, peneliti dari Stanford University dan the University of California San Francisco Cheri Mah, seperti dilansir Time, Rabu (8/5/2019), mengatakan bahwa kualitas aktivitas fisik dan tidur saling berhubungan.

AYO BACA : Hanya 5% Remaja Amerika Punya Jam Tidur dan Olahraga Cukup

Namun, jika harus memilih, tidur berkualitas perlu menjadi prioritas karena kebutuhan mendasar Anda. Orang dewasa, dalam sebagian besar literatur ilmiah, membutuhkan minimal tujuh jam tidur setiap malam.

Pakar kesehatan dari Brigham and Women’s Hospital and Harvard Medical School di Boston Charles Czeisler mengatakan, tidur yang cukup bisa mengurangi risiko cedera saat beraktivitas fisik sekaligus memulihkan otot.

Kurang tidur, menurut Charles, akan melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat orang lebih cenderung menjadi sakit yang berarti membuat dia tak beraktivitas fisik.

Seseorang yang mengorbankan tidur akan menemui berbagai masalah mulai dari kenaikan berat badan, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.

AYO BACA : Ibu Hamil Idealnya Sarapan atau Olahraga Dulu?

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers