web analytics
  

Catatan Bawaslu untuk KPU Kabupaten Bandung

Senin, 6 Mei 2019 16:34 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi pemilu 2019.

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bawaslu Kabupaten Bandung memberikan sejumlah catatan proses pemilhan umum 2019. Catatan tersebut bisa dijadikan bahan evaluasi ke depan, terlebih pada 2020 Kabupaten Bandung akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia mengatakan proses rekapitulasi tingkat Kabupaten Bandung memakan waktu selama satu pekan. Waktu yang lama bagi proses rekapitulasi.

"Bisa jadi, pelaksanaan rekap di Kabupaten Bandung ini menjadi yang terlama dibandingkan daerah lainnya. Hal ini karena dinamika yang terjadi dalam forum begitu hidup dan menjadi hal yang positif bagi penyelenggara pemilu karena semua pihak telah menyampaikan pendapatnya," kata Hedi, Senin (5/5/2019).

AYO BACA : KPU Jabar: 9 Kota/Kabupaten Belum Serahkan Hasil Rekapitulasi Pemilu 2019

Sejak hari pertama rekap pada 29 April lalu, hampir semua yang disampaikan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mendapatkan koreksi dari Bawaslu dan saksi peserta pemilu. Hal ini lantaran adanya ketidaksesuaian dalam penyajian data pemilih dan pengguna hak pilih baik DPT, DPTb dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Meski demikian, kesalahan dalam penyampaian data pemilih tersebut sama sekali tidak mempengaruhi atau mengubah perolehan suara peserta pemilu atau calon legislatif maupun suara partainya. Kecuali, pada hari terakhir Bawaslu menemukan ada kesalahan input perolehan suara sejumlah calon DPD dan caleg DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Demokrat, PAN, Nasdem dan PKB.

"Saat menemukan hal yang demikian langsung kami sampaikan kepada pimpinan sidang dalam hal ini KPU dan disaksikan saksi parpol atau peserta pemilu lainnya. Kesalahan input ini kami sandingkan dengan data yang ada di DA1 yang telah dituntaskan oleh masing-masing kecamatan," ujarnya.

AYO BACA : 2 Anggota KPPS Kota Cimahi Meninggal Dunia

Misi Bawaslu dalam menjaga kemurnian perolehan suara para peserta pemilu yang merupakan mandat rakyat diupayakan untuk dilaksanakan secara maksimal. Begitu juga yang telah dilakukan KPU dan jajarannya di Kabupaten Bandung patut diapresiasi karena telah bekerja keras memberikan yang terbaik selama kontestasi elektoral ini.

"Agar kesalahan serupa tidak terulang lagi, kami telah sampaikan catatan kepada KPU untuk meningkatkan Bimbingan Teknis terkait dengan prosedur dan mekanisme pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara," ujarnya.

Selain itu, Bawaslu juga mendorong KPU Kabupaten Bandung agar memperhatikan proses kinerja jajaran KPPS, PPS dan PPK dalam melaksanakan persiapan hingga pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara. Sedangkan, terkait kelengkapan ketersediaan surat suara, KPU Kabupaten Bandung agar memperhatikan prinsip dalam pengadaan dan pendistribusian logistik.

"Perihal hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara, KPU Kabupaten Bandung agar memperhatikan jajarannya untuk lebih prosedur pelaksanaan rapat pleno perhitungan suara di kecamatan. Mereka harus lebih teliti dan menjaga akurasi data pemilih, penggunaan hak pilih, pemilih disabilitas, penggunaan surat suara dan suara sah dan tidak sah terutama terkait rekapitulkasi perhitungan suara," paparnya.
 

AYO BACA : KPU Kota Cimahi Gelar Rapat Pleno, Target Sehari Beres

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers