web analytics
  

Jangan Tahan Kentut Jika Tidak Ingin Pencernaan Bermasalah

Kamis, 25 April 2019 11:47 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Jangan Tahan Kentut Jika Tidak Ingin Pencernaan Bermasalah, Tahan, Kentut, Pencernaan, sakit perut, bau kentut, usus, gas,

Ilustrasi kentut. (Wikipedia)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Jangan anggap remeh saat Anda ingin kentut atau membuang angin. Kentut merupakan tanda bagus untuk kesehatan.

Para ahli kesehatan mengingatkan Anda agar jangan pernah menahan kentut karena bisa menganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan masalah lainnya.

Berikut 8 alasan Anda tak perlu menahan keinginan membuang angin:

1. Bagus untuk kesehatan usus

Perut kembung memang merupakan proses alami, namun menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh.

Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya.

AYO BACA : 7 Minuman yang Baik Dikonsumsi Saat Perut Kosong

2. Menghindari rasa sakit di perut

Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut.

3. Mencegah perut kembung

Kondisi perut kembung tak nyaman bukan? Buang angin adalah cara tubuh Anda menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

4. Cegah risiko penyakit saluran pencernaan

Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap tubuh. Gas-gas ini, saat diserap kembali, bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

AYO BACA : Dari Cabe Rawit Hingga Kentut, Ini Jenis Petasan yang Populer Saat Ramadan

5. Mencegah bau busuk

Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk.

6. Cegah perut "bergemuruh"

Perut Anda kerap berbunyi "gemuruh" saat lapar atau dehidrasi. Saat Anda menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa.

7. Tanda peringatan tubuh

Dalam kasus perut kembung kronis, buang angin merupakan tanda dari perut Anda bahwa ada makanan yang tidak bisa dicerna.

8. Baunya bagus untuk Anda

Dalam dosis sedikit, bau khas bisa mencegah kerusakan sel, strok, dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya, dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun buat Anda. Demikian seperti dilansir Times of India, Kamis (25/4/2019).

AYO BACA : Kentut Unta Pengaruhi Pemanasan Global?

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers