web analytics
  

Bangun Pusat Data, Amazon Investasi Belasan Triliun di Jabar

Kamis, 25 April 2019 11:03 WIB Nur Khansa Ranawati

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (dok. Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia, Amazon, telah bersedia menggelontorkan investasi untuk membangun pusat data di Jawa Barat (Jabar). Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan hal ini merupakan salah satu upaya dari perwujudan Jabar sebagai provinsi digital.

"Dalam rangka visi digital West Java, kita melobi semua perusahaan-perusahaan teknologi datang ke Jabar sebagai provinsi terbesar dan tersiap. Alhamdulillah dari lobi-lobi ini perusahaan teknologi e-commerce terbesar selain Alibaba, yaitu Amazon, bersedia investasi," ungkapnya ketika ditemui selepas apel di Gedung Sate, Kamis (25/4/2019).

AYO BACA : Amazon Siapkan Earphone Nirkabel, Saingi AirPods

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan investasi tersebut bernilai belasan triliun. Lokasinya tengah dinegosiasikan di tiga wilayah di Jabar. "Belasan triliun nilainya, sedang negosiasi di 3 wilayah di Jabar yang belum bisa saya sebut karena masih nego, tapi bukan di Bandung Raya," jelasnya.

Nantinya, Amazon akan membantu membangun pusat data atau data center untuk menunjang kebutuhan para start-up dan pelaku bisnis e-commerce di Jabar. Emil mengatakan, selama ini kebutuhan tersebut masih dipenuhi oleh Singapura.

AYO BACA : Samsung Bakal Rilis Seri Galaxy M, Ini Bocorannya

"Nanti akan ada data center melayani kebutuhan start-up. Pelaku bisnis e-commerce selama ini nitipin data center nya ke Singapura," jelasnya.

Dengan masuknya investasi tersebut, Emil berharap pusat data Jawa Barat dapat mulai menyaingi kecanggihan pusat data Singapura. "Singapura punya data center tercanggih se-Asia Tenggara, kita mau saingi. Sehingga, uang dari kita tidak lari ke luar," kata dia. 

Amazon juga rencananya akan masuk dengan menggandeng perusahaan lokal. "Pasti, setiap perusahaan yang berinvestasi kan enggak boleh sendiri, harus berbarengan," ungkap Emil. 

AYO BACA : Len Industri Didominasi Karyawan Milenial untuk Ciptakan Inovasi

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers