web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Jimly Asshiddiqie: Sebaiknya Jokowi-Prabowo Ngopi Bareng

Senin, 22 April 2019 17:56 WIB M. Naufal Hafizh

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Jimly Asshiddiqie. (ANTARA News/Fransiska Ninditya)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menganjurkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto segera bertemu dan ngopi bareng.

"Saran saya makin cepat makin bai. Tidak usah ngomong politik, kalau nanti ketemu ngomong politik setelah 22 Mei itu, sekarang ini jangan. Cengengesan saja sudah cukup, asal ketemu saja, silaturahim, ngopi saja," kata Jimly kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/4/2019).

AYO BACA : KPU RI: Ada 54 Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia

Menurutnya, pertemuan Jokowi dan Prabowo sangat penting untuk meredakan ketegangan dan tensi politik, baik itu di kalangan partai pendukung maupun di level masyarakat.

Bahkan Jimly mengakui bahwa dirinya—yang sempat bertemu dengan Prabowo saat menunaikan salat Jumat di Masjid Al Azhar pekan lalu—menyarankan untuk mengadakan pertemuan dengan Joko Widodo.

AYO BACA : Yusuf Mansur Minta Masyarakat Tak Larut dalam Perdebatan Pemilu

"Masing-masing sudah ngirim utusan, malah saya ndak diutus siapa-siapa. Saya inisiatif saja pas ketemu Jumatan saya sudah bilang supaya ada pertemuan," kata Jimly.

Jimly yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi pertama tersebut menyarankan keduanya bisa bertemu di mana saja, sesegera mungkin, dan tanpa perlu membicarakan politik.

"Tidak usah bicara politik, cukup ngopi, ndak usah lama-lama 15 menit berfoto-foto cukup," kata Jimly.

Dia meminta kepada para elite politik, tokoh partai, dan tim sukses juga untuk menurunkan tensi politik bersama-sama guna meredakan ketegangan di masyarakat.

Jimly mengimbau seluruh elemen masyarakat tidak beradu opini lagi usai pemilihan presiden dan meminta agar memercayakan proses penyelesaian pemilihan umum melalui lembaga resmi, baik itu Komisi Pemilihan Umum ataupun Mahkamah Konstitusi bila ingin mengajukan gugatan.

AYO BACA : Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Polisi yang Gugur Demi Pemilu, Ini Daftarnya

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers