web analytics

Menelusuri Jejak Kerajaan Galunggung di Batu Mahpar dan Makam Walahir

clockSabtu, 20 April 2019 19:56 WIB userIrpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Menelusuri Jejak Kerajaan Galunggung di Batu Mahpar dan Makam Walahir, Batu mahpar,kerajaan galunggung,gunung galunggung,tasik

Batu Mahpar di kaki Gunung Galunggung.

TASIK, AYOBANDUNG.COM--Jauh sebelum dibuka sebagai objek wisata, Batu Mahpar di Desa Sukamulih Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya merupakan tempat yang sangat jarang dikunjungi banyak orang. Hanya satu dua orang yang berani ke lokasi Batu Mahpar karena belum banyak dikunjungi.  

Berdasarkan keterangan dari sesepuh yang tinggal di sekitar Batu Mabpar, Suryatman mengaku bersama beberapa warga mencoba membuka Batu Mahpar agar bisa dikunjungi masyarakat. Selain itu, pembenahan Batu Mahpar juga terkait dengan keinginannya mengetahui parit Galunggung sebagaimana yang tertulis dalam Prasasti Geger Hanjuang.

"Awalnya tahun 1996, saya dan beberapa waktu membuka jalur untuk mengetahui di mana persisnya parit pertahanan pada masa Kerajaan Galunggung," ujarnya, Sabtu (20/4/2019).

Dalam perjalanan parit itu, Suryatman yang akrab dipanggil Ijang itu membuka Batu Mahpar. Dalam pembukaan itu, dia menemukan beberapa benda artefak seperti patung Ganesha, sebagian patung harimau atau dalam bahasa Sunda disebut maung dan tulisan bahasa Arab yang berada di bebatuan.

"Kami sebagai warga di sini, informasi dari orang tua dan berdasarkan pengalaman spiritual memperkirakan batu mahpar sebagai tempat istirhatnya prajurit Kerajaan Pajajaran dan tempat ritual para batara pasa saat Galunggung sebagai kabuyutan," kata Suryatman.

Lalu seperti apa hubungan Kerajaan Galunggung dengan Batu Mahpar dan situs Makam Walahir? Suryatman menceritakan, kedua tempat itu tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Kerajaan Galunggung. Hal ini dibuktikan dengan adanya makam beberapa raja dan petinggi di Kerajaan Galunggung

Menurut Suryatman, lokasi sekitar Batu Mahpar dan situs Makam Walahir merupakan pusat keilmuan pada masa Kabuyutan Galunggung. Berbagai pusat ilmu pengetahuan, keagamaan, politik, dan sosial berada di kabuyutan. 

"Kalau bahasa saat ini lebih ke pusat pendidikan, di dalamnya diisi oleh para resi. Kaitannya sangat erat dengan Galunggung, tapi semua sejarah belum teruangkap semuanya," tambah Suryatman. 

Di situs Makam Walahir, lanjut Suryatman, terdapat beberapa makam. Konon ada ribuan makam yang berada di sana. Naman baru sekitar 100 makam yang baru diketahui. Maka itu di antaranya Makam Ambu Sumaerah Wirakusumah, Makam Eyang Haji Sembah Dalem Wirahadi Kusuma, makam Mama Kiai Haji Dera Kusumah, dan Makam Eyang Kuncung Putih. 

Selain itu, Eyang Semplak Waja, Eyang Cigeuleum, Eyang Wirabuana, Eyang Kenong, Eyang Kuncung Manik, Eyang Langlangbuana, Eyang Sumedang, dan sejumlah makam leluhur Galunggung lainnya.

Selain adanya ratusan makam leluhur Galunggung, di lokasi itu juga ada tujuh batu Satangtung atau Linggabuana. Konon tempat itu berkumpulnya Prabu Siliwangi dan pra resi.

"Banyak peziarah yang datang mengharapkan karomah. Jadi intinya walahir dan batu mahpar itu tidak lepas dari perjalanan Kerajaan Galunggung pada masa silam," pungkas Suryatman.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Wagub Jabar Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SC...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:53 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi produk Penawaran Efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknol...

Umum - Regional, Wagub Jabar Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SCF, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Pendanaan UKM,Securities Crowdfunding

Apotek di Cianjur Kekurangan Stok Vitamin

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:30 WIB

Sejumlah apotek di Kabupaten Cianjur kekurangan stok vitamin, sedangkan permintaan masyarakat begitu tinggi.

Umum - Regional, Apotek di Cianjur Kekurangan Stok Vitamin, Apotek,Cianjur,Kekurangan Stok,Vitamin

Tahun Ajaran Baru, Toko Buku di Cianjur Dipantau

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin memantau toko buku di hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan...

Umum - Regional, Tahun Ajaran Baru, Toko Buku di Cianjur Dipantau, toko buku cianjur,TB Mulyana,PPKM Level 3 Cianjur,Cianjur

DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:24 WIB

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mulai mengembangkan pengangkutan sampah ramah lingkungan. Hal tersebut dibuktika...

Umum - Regional, DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik, Sepeda Motor Listrik,kendaraan pengangkut sampah,DLH Kota Bogor,Ramah Lingkungan

Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 614.137 kasus setelah bertambah 2.341 kasus pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah, Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,data covid-19 jabar hari ini,Update Data Covid-19 Jabar

Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Wakil Guburnur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum buka suara perihal anggaran operasional sewa helikopter yang mencapai...

Umum - Regional, Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan Mobilitas, sewa helikopter wagub Uu,sewa helikopter 600 juta,helikopter Wagub Uu,anggaran sewa helikopter

Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertaha...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:23 WIB

Ridwan Kamil menyebut dari 27 kabupaten kota di Jabar ada 14 daerah menerapkan PPKM Level 3, satu daerah PPKM Level 2, d...

Umum - Regional, Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertahap, Ridwan Kamil,PPKM Level 4 Jabar,PPKM Level 4,Aturan PPKM Level 4,Kebijakan PPKM Level 4

Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan stok vaksin di Jawa Barat telah habis. Pihaknya masih menunggu pasokan vaksi...

Umum - Regional, Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat, Kecepatan Vaksinasi Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Ridwan Kamil,stok vaksin Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up