web analytics
  

The Trashbag Project, Ubah Spanduk Caleg Jadi Kantong Sampah

Jumat, 19 April 2019 09:13 WIB Nur Khansa Ranawati

The Trashbag Project.

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Spanduk calon legislatif, eksekutif maupun parpol yang kerap mejeng saat masa kampenye Pemilu 2019 beberapa waktu lalu kini telah ditertibkan. Tampakannya tak lagi bisa ditemui di ruang-ruang publik macam perempatan jalan, pinggiran sawah, hingga batang pohon dan tiang listrik

Pemerintah merazia seluruh alat peraga kampanye yang berceceran hingga ke berbagai sudut kota ini sebelum masa tenang tiba. Tepatnya, sejak tiga hari sebelum momen pencoblosan.

Tak ada yang tahu ke mana sampah-sampah pestra demokrasi ini bermuara. Sebagian besar, bertumpuk di gudang milik Satpol PP.  Terdengar sia-sia? Bisa jadi tidak. Pasalnya, di tangan para pegiat gaya hidup zero waste, sisa APK tersebut bisa disulap menjadi kantung sampah atau trashbag. 

Para pegiat gerakan zero waste itu bernaung di bawah bendera Parongpong, sebuah perusahaan daur ulang sampah tak terpakai berbasis di Kota Kembang. 

Kepada ayobandung, Founder Parongpong, Rendy Aditya Wachid mengatakan ide pembuatan trashbag dari sampah APK ini dipicu keinginannya untuk membuat kantong sampah yang bisa digunakan berkali-kali. Rendy lantas melihat material spanduk dan berpikir bahwa benda tersebut bisa dimanfaatkan untuk diolah.

"Kami berpikir untuk membuat kantong sampah yang materialnya lebih kuat dan tahan lama yang bisa dipakai berkali-kali," kata Rendy, Jumat (19/5/2019).

Pemilihan spanduk sebagai bahan dasar bukan tampa alasan. Selain dilatar belakangi momen kemunculan gagasa yang berhimpitan dengan rangkaian kampanye pemilu, spanduk bekas APK dipilih lantaran ia dinilai ramah secara ekomomi.

"Kita terpkir untuk pakai spanduk. Daripada kita beli lagi spanduk, mending kita gunakan spanduk-spanduk yang enggak terpakai di jalan-jalan," urainya.

Inisiatif yang dilakukan Parongpong ini dinamai The Trashbag Project yang digagas beberapa waktu lalu. Proyek ini dia gagas dalam rangka keikutsertaan pada Happiness Festival yang bakal diselenggarakan di Jakarta akhir April mendatang.

Inisiatif The Trashbag Project ini menjadi viral dan banyak menyedot perhatian warganet. Penuturan Rendy, hingga H-1 pemilu, inisatif tersebut telah dibagikan lebih dari 50.000 kali di platform Instagram.

Berdasarkan rencana awal, proyek pembuatan trashbag ini akan dilakukan di dua tempat, yakni di kawasan Dago, Kota Bandung dan Tangerang. Parongpong juga bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk membuka titik pengumpulan di Jakarta dan Yogyakarta.

Masa pengumpulan dilakukan sejak 17 April hingga 20 April. Bagi Anda yang berdomisili di Kota Bandung dan berniat menyumbangkan sampah APK, bisa langsung menyambangi Jalan Dago Pojok nomor 60. 
 

Editor: Andres Fatubun
dewanpers