web analytics
  

Ini Desa Digital Pertama yang Jadi Percontohan di Jabar

Senin, 15 April 2019 10:02 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Ini Desa Digital Pertama yang Jadi Percontohan di Jabar, Menkominfo, Ridwan Kamil, Desa Digital, Desa Sirnarasa

Petugas memeriksa antena very small aperture terminal (VSAT) yang dihubungkan dengan satelit saat peluncuran Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Sukabumi, Minggu (14/4/2019). (ANTARA FOTO/Budiyanto)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjadikan Desa Sirnarasa di Kabupaten Sukabumi sebagai desa digital pertama dan percontohan di Jabar.

"Desa Digital ini merupakan kerjasama Pemprov Jabar dengan Kemkomifo RI untuk mendigitalisasi desa-desa agar masyarakat dengan mudah mendapatkan akses internet khususnya dalam mengembangkan usaha dan potensi daerah masing-masing," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/4/2019).

AYO BACA : Indonesia Coba Kukuhkan Diri sebagai Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

Menurutnya, di Jabar ada sekitar 5.500 desa yang ke depannya akan mendapatkan program ini. Tahun ini pihaknya menargetkan 600 desa menjadi desa digital, sementara desa yang sudah didigitalisasi ada sebanyak 150 desa, namun yang baru diresmikan adalah Desa Sirnarasa.

Kerja sama antara Pemprov Jabar dengan Kemkominfo melalui Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (Bakti) bisa mengedukasi masyarakat desa untuk mempromosikan apa yang mereka miliki ke media sosial untuk dijadikan peluang usaha.

AYO BACA : Seluruh Desa di Jabar Wajib Punya Medsos

Pihaknya juga memprioritaskan terlebih dahulu desa-desa yang masuk zona merah atau minim fasilitas digital atau internet. Sehingga setelah adanya jaringan internet di tingkat desa akan memudahkan akses bagi warga desa untuk mengembangkan potensinya.

Selain itu, setiap desa pun mendapatkan program WiFi gratis dari pemerintah dan pihaknya telah meminta Menteri Kominfo Rudiantara untuk memperkuat dari segi kuantitas agar ada kombinasi dari APBN dan APBD untuk terlaksananya Desa Digital.

"Ke depan  setiap tahunnya bisa 1.000 desa kita upayakan menjadi Desa Digital sehingga setiap harinya berarti tiga desa dipasang jaringan internet dan WiFi gratis," tambahnya.

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan keunggulan dari infrastruktur ini bisa mengedukasi masyarakat desa bahwa hidup bisa berubah dengan mempromosikan peluang ekonomi yang ada di desa seperti di Desa Cibuntu, Kuningan, melalui media sosial promosi desa wisata bisa dilihat seluruh dunia sampai banyak warga yang rumahnya digunakan menginap oleh pengunjung.

Selain itu, warganya pun bisa belajar bahasa asing dan menonton sesuatu yang bermanfaat tentunya diatur kepala desanya dan seterusnya. Program Desa Digital ini merupakan peran pemerintah pusat melalui Kemkominfo dan Pemprov Jabar dan Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI untuk memaksimalkan cara hidup warga desa.

AYO BACA : Dalam 5 Tahun, Emil Targetkan Semua Terdigitalisasi

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers