web analytics
  

Awie Bah Akim, Alat Musik Sunda yang Tetap Eksis di Zaman Modern

Jumat, 12 April 2019 16:06 WIB Anya Dellanita
Bandung Raya - Bandung, Awie Bah Akim, Alat Musik Sunda yang Tetap Eksis di Zaman Modern, Awie Bah Akim, Alat, Musik, Sunda, Eksis, Zaman Modern,

Beberapa warga negara asing mengunjungi Awie Bah Akim di Jalan Dago Pojok Tanggulan nomor 5, RT 7 RW 3, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. (Dok. Pengelola UMKM Awie Bah Akim Susi Ratnaningsih)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Di tengah gempuran industri teknologi yang semakin canggih, rasanya sulit mencari orang yang berpikir membuat karya seni atau pelestarian budaya "jadul".  Kalaupun ada, bisa dihitung dengan jari.

Masyarakat kini cenderung berpikir mencari atau membuat teknologi yang memudahkan pekerjaannya, seperti membuat robot yang bisa membantu pekerjaan rumah. 

Mungkin Abah Akim hanya salah satu dari sedikit orang yang masih perhatian terhadap budaya tradisional. Tanpa melihat modernisasi yang demikian pesat, Bah Akim tetap memproduksi berbagai alat musik Sunda yang terbuat dari bambu.

Bah Akim telah membuat alat musik itu sejak 12 tahun lalu. Sekarang, karya-karyanya sudah banyak diperjualbelikan bahkan ke luar negeri, lewat toko yang dibangunnya Awie Bah Akim.

Bah Akim awalnya tidak berniat membuat toko. Ide itu muncul setelah banyak yang menyukai produk buatannya.

"Awalnya Bah Akim membuat grup musik yang alat-alat musiknya ia buat sendiri bersama teman-temannya. Seiring berjalannya waktu, ternyata sering ada permintaan pembuatan alat musik dari bambu. Akhirnya, Bah Akim melihat potensi dari produk ini dan berlanjutlah sampai sekarang," ujar pengelola UMKM Awie Bah Akim, Susi Ratnaningsih, saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Kamis (11/4/2019).

AYO BACA : Fenomena dan Arti di Balik Kata 'Tuman' dalam Bahasa Sunda

Susi yang merupakan anak kandung dari Bah Akim mengatakan, dirinya baru ikut mengelola Awie Bah Akim sejak 2 tahun lalu.

"Kalau showroom udah mulai dari 2007, sayanya sih baru dua tahun yang lalu bantu Bah Akim buat ngelola," kata Susi.

Awie Bah Akim kini dinaungi oleh Dinas Pariwisata Jawa Barat. Dengan dinaunginya Awie Bah Akim, Susi mengakui hal itu menguntungkan usahanya.

"Kita juga butuh link. Nah, karena sudah biasa sama Dinas Parwisata, kita juga jadi dibantu buat promosinya," ucap Susi.

Usaha Susi dan Bah Akim ternyata sangat diapresiasi oleh orang asing. Bahkan, Susi mengatakan, orang asing lebih banyak membeli karyanya ketimbang orang Indonesia.

"Pasar sendiri ya lumayan sih kita rame. Tapi kalau dibilang banyakan mana sih orang Indonesia atau orang bule, banyakan bule," kata Susi.

AYO BACA : Optimisme Bahasa Sunda dan Media Sosial

Untuk harga, alat musik bambu yang dijual di Awie Bah Akim relatif terjangkau. Mulai dari Rp30.000, kamu sudah bisa mendapat alat musik ukuran kecil.

"Yang mahal juga ada sih, tapi kan dilihat dari besar dan cara pembuatannya juga. Ada yang harganya Rp8 juta," kata dia.

Di sisi lain, Susi mengharapkan agar produksi alat musik Sunda lebih difasilitasi.

"Harapannya sih inginnya produksi alat musik Sunda lebih difasilitasi dan diperhatikan lagi. Kami juga kan gini ikut melestarikan budaya Sunda," tuturnya.

Nah, buat kamu yang tertarik membeli alat-alat musik bambu dari Awie Bah Akim, kamu bisa mendapatkannya secara luring maupun daring.

Secara daring, kamu bisa memilih barang yang ingin dibeli lewat akun Facebook Abah Akim, Instagram @awie_bahakim, situs web www.awiebahakim.com, atau WhatsApp 081221760728.

Jika ingin datang langsung, kamu bisa datang langsung ke Awie Bah Akim di Jalan Dago Pojok Tanggulan nomor 5, RT 7 RW 3, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

AYO BACA : Penghayat Akur Sunda Wiwitan Tolak Kolom Agama dan Kepercayaan

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Ridwan Kamil: Sampai Kapanpun, Saya Mendoakan dan Membela Palestina

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 22:35 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut prihatin dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Ridwan Kamil pun m...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Sampai Kapanpun, Saya Mendoakan dan Membela Palestina, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bela Palestina,Doakan Palestina

Jago Merah Lalap Tempat Servis dan Toko Kusen di Depan Lapas Sukamiski...

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:26 WIB

Kebakaran di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Senin, 17 Mei 2021, me...

Bandung Raya - Bandung, Jago Merah Lalap Tempat Servis dan Toko Kusen di Depan Lapas Sukamiskin, kebakaran Bandung,Kebakaran di Kota Bandung,Diskar PB Kota Bandung,Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin

Ridwan Kamil: Hati - Hati Pilih Karir di Era Industri 4.0

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:19 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan generasi muda berhati-hati memilih karir di era revolusi industri 4.0. Seb...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Hati - Hati Pilih Karir di Era Industri 4.0, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Industri 4.0,Karir di Era Industri 4.0,Generasi Muda

2 Pemuda Hina Palestina di Tiktok Akhirnya Minta Maaf

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:00 WIB

Dua pemuda penghina Palestina dalam sebuah video Tiktok yang viral di media sosial, akhirnya meminta maaf atas kelakuann...

Bandung Raya - Bandung, 2 Pemuda Hina Palestina di Tiktok Akhirnya Minta Maaf, pemuda hina Palestina,Penghinaan Palestina,Pemuda Menghina Palestina

Jabar Siapkan Strategi Penguatan Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 20:46 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Presiden RI Joko Widodo dan kepala daerah se-Indo...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Siapkan Strategi Penguatan Rumah Sakit Rujukan COVID-19, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,rumah sakit rujukan covid-19,Pemprov Jabar,peningkatan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran

Waspada! Lonjakan Kasus Covid-19 Mengintai

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 20:34 WIB

Libur Lebaran 1442 Hijriah begitu singkat, terhitung mulai 13 - 16 Mei 2021.

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Lonjakan Kasus Covid-19 Mengintai , Lonjakan Kasus COVID-19,Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran,Kasus Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,berita bandung hari ini,lebaran,Wisata Lebaran,Wisata Bandung

Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin, Jalan Nasution Padat Merayap

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 19:17 WIB

Api membakar sebuah rumah, tepatnya di Jalan A.H. Nasution nomor 101, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati,...

Bandung Raya - Bandung, Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin, Jalan Nasution Padat Merayap, kebakaran Bandung,kebakaran rumah,Kebakaran di Kota Bandung,Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin,Jalan Nasution Bandung Macet

Jabar Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 19:06 WIB

Pemda Provinsi Jabar intens mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran. Selain melakukan pengetesan di 17...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Pemprov Jabar,lonjakan kasus Covid-19,Libur Lebaran

artikel terkait

dewanpers