web analytics
  

Garut Kembangkan Benih Padi Inpari yang Tahan Hama

Kamis, 11 April 2019 07:38 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Garut Kembangkan Benih Padi Inpari yang Tahan Hama, benih padi inpari, persawahan Garut, petani Garut

(Ilustrasi) Penyuluh pertanian memperlihatkan padi unggulan hasil panen dari bibit inpari 30 di sawah Indrapuri, Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Garut segera mengembangkan penanaman benih padi jenis Inpari di luas lahan 13 ribu hektare. Jenis padi ini akan memberikan keuntungan karena tahan hama dan produktivitasnya bagus.

"Produksinya tidak kalah sama, varietasnya dirilis sudah teruji, dimulai rencana penanamannya April," kata Kepala Seksie Serealia yang menangani produksi padi dan jagung, Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Endang Junaedi di Garut, Rabu (10/4/2019).

AYO BACA : Garut Diguncang Gempa Bumi pada Dini Hari

Ia menuturkan, benih padi Inpari itu merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan produktivitas padi sekaligus tahan dari ancaman hama. Hasil kajian menunjukkan, benih padi tersebut memiliki kualitas yang bagus dan cocok untuk ditanam di Jawa Barat, salah satunya di areal pertanian Kabupaten Garut.

"Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat menyarankan inpari, soalnya inpari itu tahan dari kekeringan, ada tahan organisme pengganggu tanaman," katanya.

AYO BACA : Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Barat Hilang Terseret Ombak di Garut

Ia menyampaikan, program pemerintah provinsi tersebut secepatnya akan direalisasikan di Garut dengan pengajuan awal untuk lahan seluas 13 ribu hektare dengan kebutuhan benih 25 kilogram per hektare. Program bantuan benih tersebut, lanjut dia, akan diberikan secara gratis kepada para kelompok tani di Garut yang mengusulkan permohonan benih.

"Benihnya gratis lewat kelompok tani, koordinasi dan akan berjalan April saat musim tanam," katanya.

Ia menambahkan, petani Garut saat ini kebanyakan menanam padi jenis sarinah, ciherang, dan beberapa benih lokal seperti jayanti. "Saat ini yang banyak ditanam di antaranya benih sarinah dan ciherang, jenis itu yang disarankan dinas karena sudah bersertifikat," katanya. 

AYO BACA : Puluhan Ribu Surat Suara Pilpres di Garut dalam Kondisi Rusak

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers