web analytics
  

Ingin Punya Anak Gemar Makan Sayur? Ikuti Tips Ini

Senin, 8 April 2019 09:42 WIB Fira Nursyabani

(Ilustrasi) Sejumlah pelajar anak memanen sayur bayam di lahan pertanian Dinas Pertanian dan Pangan, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (28/3/2019). (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ingin punya anak yang tidak pilih-pilih makanan dan suka menikmati sayuran? Dokter anak Natalie Muth di California, mengatakan emperkenalkan anak untuk menyantap sayur dalam bentuk aslinya adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk melatih selera makan mereka.

Dilansir dari Channel News Asia, hal pertama yang harus dilakukan orangtua adalah memperlihatkan tampilan dan mengenalkan rasa makanan sehat pada anak agar mereka belajar untuk menyukainya. Berikut adalah beberapa kiat agar buah hati tumbuh jadi orang yang menyukai makanan sehat.

Makan malam bersama

AYO BACA : Manfaat Sayur dan Buah Hijau, Cegah Kanker Hingga Sembuhkan Sembelit

Anak-anak yang makan malam bersama anggota keluarga dengan suasana yang menyenangkan, cenderung tak hanya mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, tapi juga memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik ke depannya.

Sediakan makanan yang bisa dipilih di meja makan, mulai dari semangkuk tomat ceri atau potongan wortel, sehingga anak bisa memilih mana yang mereka mau dan tidak mau makan. Dengan cara ini, anak akan mengenal dan menyukai lebih banyak ragam hidangan.

AYO BACA : Dinkes Kota Bandung Kampanyekan Program Beas Beureum untuk Anak Sekolah

Lapar sebelum makan

Untuk mengenalkan anak pada makanan baru, mereka harus berada dalam keadaan lapar. Kadang, orangtua tidak membiarkan perut anak kosong. Dokter anak Nimali Fernando dari Virginia mengatakan itu membuat anak lebih sulit menikmati makan malam karena mereka tidak terlalu lapar.

Biarkan anak bermain dengan makanan

Melanie Potock, pakar makan anak dan penulis Raising a Healthy, Happy Eater: A Parent’s Handbook mengatakan memperkenalkan makanan pada anak tak harus melewati proses mengunyah. Biarkan anak "bermain" dengan makanan, misalnya menjadikan potongan labu berbentuk dadu sebagai building blocks, atau mengiris bit yang berwarna merah kemudian membiarkan anak membuat sendiri "tato" dengan tanaman itu.

Setelah anak bermain, cucilah sayuran itu agar bisa dimasak agar tidak mubazir.  Lama kelamaan, cara ini akan membuat anak lebih mengenal sayuran. Orangtua juga dapat memadukan makanan baru dengan makanan yang disukai anak agar mereka lebih tertarik untuk mencoba.

AYO BACA : Banyak Makan Buah dan Sayur saat Diet Dapat Tingkatkan Mood?

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers