web analytics

Cara Ampuh Memulai Diet Karbohidrat

clockSabtu, 6 April 2019 18:42 WIB userAdi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Sehat, Cara Ampuh Memulai Diet Karbohidrat, Diet karbohidrat

Ilustrasi karbohidrat.(Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Meski menjadi perdebatan, diet rendah karbohidrat merupakan andalan sejumlah orang untuk menurunkan berat badan, termasuk dokter spesialis anak dari RSCM, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp. A(K).


Sebelum memulai, ketahuilah ada beberapa tipe diet rendah karbohidrat yang bisa menjadi pilihan, yakni konsumsi hanya 20-50 gram karbohidrat per hari (atau kurang dari 10 persen 2.000 kkal karbohidrat), karbohidrat kurang dari 130 gram per hari atau kurang dari 26 persen total energi tubuh atau 26-45 persen dari total energi.

Setelah itu, ingatlah ada kemungkinan terjadi kondisi lapar terhadap karbohidrat (keto flu) pada masa awal. Ini karena tubuh awalnya terbiasa mendapatkan banyak asupan karbohidrat. Gejala yang biasa terjadi adalah pusing dan merasa lapar.

"Ini bisa diatasi dengan sederhana. Pertama, banyak minum. Begitu kita enggak makan karbiohidrat, glikogen keluar tuh, tergerus. Glikogen yang kegerus itu membuat air ikut keluar jadi banyak buang air kecil. Makanya harus banyak minum, kalau tidak bisa kram, kleyeng," papar Piprim di Jakarta, Sabtu.

Kedua, perbanyaklah konsumsi garam karena cairan yang keluar bersama urin mengandung garam, di samping bisa mencegah tubuh kram.

Sebaiknya pilih jenis garam Himalaya karena mengandung elektrolit yang masih murni. Garam ini berwarna merah muda dan berasal dari tambang garam Khewra Salt Mine di kaki gunung Himalaya.

"Paling bagus garam Himalaya, banyak elektrolitnya masih murni. Saya campur makanan misalnya sop buntut lah, omelet lah. Kadang-kadang diemut saja," ujar dia.

Jangan lupa banyak mengonsumsi Virgin Coconut Oil (VCO), baik langsung teguk atau dicampur minuman.

Terakhir, sebaiknya mulai jalani diet rendah karbohidrat pada akhir pekan atau hari libur, agar keluhan awal semacam pusing tak menganggu pekerjaan.

"Mulailah saat weekend, saat santai, saat enggak banyak pekerjaan. Mulai hari Jumat, nanti agak kleyeng di Sabtu dan Minggu, kan di rumah, hari Senin sudah segar lagi. Adaptasi dua minggu sampai satu bulan. Itu lagi enak-enaknya. Yang tadinya ngantukan jadi enggak ngantukan, lebih benergi, kulit makin kinclong," kata Piprim.

Cerita dokter

Piprim menjalani diet rendah karbohidrat sejak dua tahun silam karena menderita obesitas. Waktu itu usianya 50 tahun dan beratnya mencapai 95 kilogram.

"Saya sekarang usia 52 tahun, saya gemuk sejak usia 40 tahun-an, setelah menjadi dokter spesialis. Puncaknya di usia 50 tahun saya gemuk sampai 95 kilogram dengan tinggi badan 173 cm, masuknya sudah obesitas," ujar dia di Jakarta, Sabtu.

Keluhan terbesar Piprim saat mengalami obesitas yakni mudah mengantuk, sulit mengikat tali sepatu, kesulitan naik dan turun tangga hingga memotong kuku ibu jari kaki.

Lalu, atas rekomendasi senior sejawatnya, Piprim menjalani diet rendah karbohidrat (diet ketogenik) hingga saat ini beratnya 72 kilogram. Sindiran menantu juga menjadi penyemangatnya menurunkan berat badan.

Menurut dia, inti diet rendah karbohidrat adalah mengubah metabolisme tubuh dari yang semula tergantung pada gula, menjadi lebih fleksibel memanfaatkan cadangan lemak tubuh.

"Cadangan lemak banyak (di perut buncit misalnya) tetapi enggak bisa diakses. Low carb diet membuat kita mudah mengakses lemak menjadi energi," tutur Piprim.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Batas Waspada Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19

Sehat Senin, 26 Juli 2021 | 05:51 WIB

Pasien Covid-19 perlu memiliki oksimetri nadi (pulse oximeter) saat menjalani masa isolasi mandiri. Dengan alat itu, ia...

Gaya Hidup - Sehat, Batas Waspada Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19, Saturasi Oksigen,Saturasi Oksigen Pasien Covid-19,Pasien Covid-19,kadar saturasi oksigen

Waspada, Ini Gejala dan Penyebab Diabetes Tipe 2

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:42 WIB

Diabetes tipe 2 merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. 

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, Ini Gejala dan Penyebab Diabetes Tipe 2, Gejala Diabetes,Gejala Diabetes Tipe 2,Faktor Penyebab Diabetes,Penyebab Diabetes Tipe 2

Lindungi Anak Indonesia dari Lonjakan COVID-19, Ini Pesan dr Reisa

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:32 WIB

Hingga saat ini, tak sedikit anak yang harus kehilangan orangtuanya akibat pandemi.

Gaya Hidup - Sehat, Lindungi Anak Indonesia dari Lonjakan COVID-19, Ini Pesan dr Reisa, Dokter Reisa Broto Asmoro,dr Reisa,Vaksinasi Covid-19 Anak

Vaksinasi Bisa Kurangi Gejala Berat hingga Kematian Akibat COVID-19

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:29 WIB

Vaksinasi terbukti bisa menurunkan risiko munculnya gejala berat atau bahkan kematian ketika seseorang terinfeksi COVID...

Gaya Hidup - Sehat, Vaksinasi Bisa Kurangi Gejala Berat hingga Kematian Akibat COVID-19, Vaksinasi Covid-19,Manfaat Vaksinasi Covid-19,efek samping vaksin Covid-19

Bisakah Corona Menular Lewat Buang Angin?

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 12:54 WIB

Pada dasarnya, virus corona menyebar melalui tetesan cairan pernapasan tubuh, baik ketika batuk atau flu. Tapi, baru-bar...

Gaya Hidup - Sehat, Bisakah Corona Menular Lewat Buang Angin?, Penyebaran Covid-19,penyebaran corona lewat kentut,penyebaran covid-19 dari kentut,corona

4 Bahan Alami Atasi Vagina Gatal

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 12:21 WIB

Gatal dan kering bisa disertai dengan kemerahan dan pembengkakan di dalam dan sekitar vagina. Untuk menghentikan gatal p...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Bahan Alami Atasi Vagina Gatal, vagina gatal,penyakit vagina,Kesehatan Vagina,Vagina,bibir vagina bengkak,mengobati vagina gatal

Makanan-makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 10:34 WIB

Permintaan darah khususnya plasma konvalesen meningkat hingga 300% pada Juli 2021, sejak gelombang kedua Covid-19 terjad...

Gaya Hidup - Sehat, Makanan-makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen, Plasma Konvalesen,Donor plasma Konvalesen,Syarat dan Cara Donor Plasma Konvalesen,makanan sebelum donor plasma konvalesen

Daftar 21 Gejala Covid-19 yang Wajib Diwaspadai

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 09:32 WIB

Selama ini, banyak orang merasa ragu melakukan tes untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi Covid-19. Keraguan muncul s...

Gaya Hidup - Sehat, Daftar 21 Gejala Covid-19 yang Wajib Diwaspadai, Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19,gejala covid terbaru,COVID-19
dewanpers
arrow-up