web analytics

Suap Meikarta: Kesal Ditagih, Henry Jasmen Karang Cerita Diintai KPK

clockRabu, 27 Maret 2019 15:46 WIB userAnya Dellanita
Umum - Nasional, Suap Meikarta: Kesal Ditagih, Henry Jasmen Karang Cerita Diintai KPK, Kesal, Ditagih, Henry Jasmen, meikarta, kasus suap meikarta, Karang Cerita, KPK

Henry Jasmen. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Salah satu terdakwa kasus Meikarta, Henry Jasmen, mengaku mengarang cerita diintai KPK karena kesal terus dimintai uang oleh Pemkab Bekasi. Hal ini dia sampaikan saat menghadiri sidang lanjutan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (27/3/2019).

Dalam sidang tersebut hadir pula Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hassanah Yasin, serta 4 jajaran anggota Pemkab Bekasi lain sebagai terdakwa tersebut.

"Saya membicarakan itu (cerita dibuntuti KPK) supaya nggak dikejar-kejar lagi. Saya bicarakan, saya buat cerita," kata Henry saat bersaksi di ruang sidang utama Pengadilan Tipikor Bandung.

Henry menyebut nama pejabat yang menagih uang padanya yaitu Asep Buchori, yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Bidang Penyuluhan dan Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi.

"Uang yang ditagih itu commitment fee buat izin alat proteksi kebakaran Meikarta," kata Henry.

Dalam surat dakwaan, disebutkan commitment fee itu berjumlah Rp1 miliar dan diberikan dalam empat tahap. Henry mengarang ceritanya pada tahap ketiga, pada 9 Juni 2018.

"Dia sering telepon saya. Ketika dia telepon tanya, 'Apa kabar?' 'Eh gimana, Kang?' Kalau sudah nanya itu, saya sudah mikir menanyakan sesuatu nih, baru saya cerita," ujar Henry.

Atas permintaan pengacara salah satu terdakwa, jaksa pun memutarkan rekaman hasil sadapan percakapan telepon antara Henry dengan Asep. Berikut isinya:

AYO BACA : Jadi Saksi Suap Meikarta, Aher Mengaku Pernah Bertemu James Riady

Asep Buchori: Assalamualaikum.

Henry: Waalaikumsalam.

Asep Buchori: Gimana kabar? Sibuk terus ya?

Henry: Ya, lagi di Puncak nih.

Asep Buchori: Gimana, kang?

Henry Jasmen: Kang, kemarin ada info dari teman di Kuningan. Jadi tim mereka itu ada yang buntuti kami. Makanya kita hati-hati sekali. Jadi, kami nggak berani. Kemarin dibuntuti, mobilku dibuntuti, diikuti terus. Bener loh kang.

Asep Buchori: Ya, nggak apa-apa.

Henry: Kemarin teman-teman langsung ngomong semua batalin semua.

AYO BACA : Aher Ungkap Obrolannya Tentang Meikarta dengan Neneng di Moskow

Asep Buchori: Nggak apa-apa.

Henry Jasmen: Tolong sampaikan ke si Abang. Kita aman sajalah. Aku kemarin lagi matiin HP sengaja. 

Asep Buchori: Oh, ya, nggak apa-apa. Salam buat keluarga. Mohon maaf ya.

Setelah ditanya pengacara, Henry membenarkan sadapan tersebut terjadi pada 9 Juni 2018. Henry juga membenarkan cerita yang dia karang itu untuk menakut-nakuti Asep.

"Di rekaman telepon, saudara buat narasi dibuntuti KPK. Apakah karena Asep menagih maka membangun narasi dibuntuti KPK sehingga membuat khawatir Asep?" tanya pengacara.

"Benar," jawab Henry.

Sementara itu, Asep yang juga dihadirkan sebagai saksi ditanyai tentang empat tahapan pemberian uang dari Lippo Group ke Dinas Damkar Pemkab Bekasi. Asep lalu mengaku menyerahkannya ke Sahat MBJ Nahor sebagai Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, yang juga hadir sebagai terdakwa.

"Dirunut saja. Pertama dapat Rp200 juta, tahap kedua Rp300 juta. Nah, tahap ketiga ini dikasihkan ke kami Rp250 juta. Rp50 juta buat Pak Henry karena sudah punya janji," kata Asep. 

Total ada 5 terdakwa dalam sidang kali ini, yakni Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin, Kadis PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin, Kadis Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kadis PMPTSP Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi. 

AYO BACA : 3 Terpidana Kasus Suap Meikarta Hadir Jadi Saksi di Sidang Lanjutan

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Momentum Pertumbuhan Kredit Tinggal Tunggu Waktu

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:40 WIB

Di tengah tantangan pandemi Covid-19, fungsi intermediasi perbankan mulai mengalami pertumbuhan positif.

Umum - Nasional, Momentum Pertumbuhan Kredit Tinggal Tunggu Waktu, Momentum,Pertumbuhan Kredit,intermediasi perbankan,Bank Indonesia

Skema Vaksin Booster Disiapkan untuk Calon Jemaah Umrah

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:03 WIB

Kementerian Agama (Kemenag) mengatakan akan menyusun skema mengenai vaksinasi dan booster bagi calon jemaah umrah.

Umum - Nasional, Skema Vaksin Booster Disiapkan untuk Calon Jemaah Umrah, Jemaah Umrah,Vaksin Booster Calon jemaah umrah,vaksinasi Calon jemaah umrah,Covid-19 di Indonesia

Kemenkes Impor Remdesivir-Tocilizumab, Untuk Apa?

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 14:51 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memenuhi kebutuhan pasokan obat-obatan untuk terapi Covid-19 yang semakin lang...

Umum - Nasional, Kemenkes Impor Remdesivir-Tocilizumab, Untuk Apa?, Remdesivir,Obat Remdesivir,Fakta Obat Remdesivir,obat covid-19,tocilizumab covid-19,Obat Tocilizumab,Obat Tocilizumab Covid-19,Tocilizumab obat Covid-19,Tocilizumab,Kemenkes Impor Obat Covid-19,obat covid-19 impor

Jika Aturan Karantina 14 Hari Diterapkan, Ini Estimasi Biaya Umrah

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 12:09 WIB

Arab Saudi mewajibkan wisatawan untuk menjalani karantina sebelum menjelajahi negerinya. Lantas berapakah biaya umrah, j...

Umum - Nasional, Jika Aturan Karantina 14 Hari Diterapkan, Ini Estimasi Biaya Umrah, jamaah umrah,estimasi biaya,estimasi biaya umrah,karantina jamaah umrah,estimasi biaya umrah karantina

Jokowi Sebut Lockdown tak Jamin Pandemi Covid-19 Berakhir

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 11:03 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan keputusan pemerintah yang tak mengambil kebijakan lockdown untuk menurunkan lo...

Umum - Nasional, Jokowi Sebut Lockdown tak Jamin Pandemi Covid-19 Berakhir,  Pandemi Covid-19,Lockdown  Pandemi Covid-19,Vaksinasi nasional Covid-19,lonjakan kasus Covid-19,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,kebijakan lockdown

Jokowi Sebut Kasus Covid-19 Bisa Direm

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:23 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, lonjakan kasus positif Covid-19 yang sangat tinggi dalam satu bulan terakhir...

Umum - Nasional, Jokowi Sebut Kasus Covid-19 Bisa Direm, Kasus Covid-19,Kasus Covid-19 di Indonesia,Kasus Covid-19 Indonesia,lonjakan kasus positif Covid-19,PPKM Darurat,Kebijakan PPKM Darurat

Anggota DPR Sindir Sekjend DPR Soal Layanan Isoman Hotel : Seharusnya...

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 23:05 WIB

Kebijakan itu dinilai berlebihan karena saat ini tidak sedikit masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan.

Umum - Nasional,  Anggota DPR Sindir Sekjend DPR Soal Layanan Isoman Hotel : Seharusnya Kita Empati, fasiitas isolasi DPR,Isolasi DPR,Hotel Isolasi Covid-19,Hotel untuk DPR

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Ungkap Perlunya Kontribusi Riset...

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 21:40 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Ungkap Perlunya Kontribusi Riset Sosial di Masa Pandemi

Umum - Nasional, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Ungkap Perlunya Kontribusi Riset Sosial di Masa Pandemi, COVID-19,Airlangga Hartarto,ekonomi

artikel terkait

dewanpers
arrow-up