web analytics
  

Siti Aisyah Bebas, Begini Kronologinya

Senin, 11 Maret 2019 19:58 WIB Dadi Haryadi
Umum - Nasional, Siti Aisyah Bebas, Begini Kronologinya, Siti Aisyah Bebas, tersangka pembunuh Kim Jong-nam, Korea Utara, Kim Jong-un, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly,

Menkumham Yasonna Laoly (tengah) bersama Siti Aisyah (kedua kiri) bersiap memberikan keterangan setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019). Siti Aisyah kembali ke Indonesia setelah dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia karena jaksa mencabut dakwaan terhadap Aisyah terkait kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjelaskan soal kronologi pembebasan Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang digugat sebagai tersangka pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

"Hari ini adik kita Siti Aisyah yang dituduh melakukan satu tindak pidana, dituduh membunuh Kim Jong-nam yang akibatnya beliau harus melalui proses hukum di Malaysia dan pada hari ini genap lah dia dua tahun 23 hari mendekam di penjara Malaysia," kata Yasonna.

Hal tersebut dikatakannya saat menyampaikan konferensi pers bersama Siti Aisyah di Bandara Halim Perdanakusuma, seperti dikutip Antara, Senin (11/3/2019).

AYO BACA : Siti Aisyah Terancam Hukuman Mati

Lebih lanjut, Yasonna mengatakan bahwa atas perintah Presiden Joko Widodo, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, semua pejabat diperintahkan untuk berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk mencari cara membebaskan Siti Aisyah.

"Dan ini sudah berkomunikasi baik dengan pemerintahan sebelumnya di bawah pimpinan PM Najib (Razak) maupun dengan Tun Mahathir (Mohamad) jadi ini adalah suatu proses panjang yang dilakukan dalam rangka membantu saudari Aisyah dan memastikan kehadiran negara sesuai dengan nawacita," ucap Yasonna.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM juga telah menyurati Jaksa Agung Malaysia soal pembebasan Siti Aisyah tersebut.

AYO BACA : Sehari Sebelum Pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah Gelar Pesta

"Setelah diadakan perundingan, pendekatan yang baik maka beberapa waktu yang lalu kami menyurati Pak Jaksa Agung. Bahkan Jaksa Agung kita pernah menyampaikan dan semuanya ikut berperan dalam surat kami, kami minta kepada Jaksa Agung Malaysia untuk membebaskan beliau," tuturnya.

Adapun kata dia, terdapat tiga alasan pihaknya meminta kepada Jaksa Agung Malaysia untuk membebaskan Siti Aisyah.

"Pertama, terdakwa Siti Aisyah meyakini apa yang dilakukannya semata-mata bertujuan untuk kepentingan acara "reality show" sehingga dia tidak pernah memiliki niat untuk membunuh Kim Jong-nam," ungkap Yasonna.

Kedua, Siti Aisyah telah dikelabui dan tidak menyadari sama sekali bahwa dia sedang diperalat oleh pihak intelijen Korea Utara.

"Ketiga Siti Aisyah sama sekali tidak mendapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya," kata dia.

AYO BACA : Ini Penyebab Kematian Kim Jong-nam Menurut Jaksa

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:07 WIB

Ratusan tenaga kesehatan yang sudah didaftar batal divaksin karena punya riwayat penyakit turunan

Umum - Nasional, Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi, Vaksinasi,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Vaksin Covid-19,Jadwal Vaksin Covid-19

Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:14 WIB

Setelah menerima 15 juta dosis bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac, pada 12 Januari 2021 yang lalu, Bio Farma siap untuk m...

Umum - Nasional, Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksin Biofarma,Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma

Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:29 WIB

Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sudah ditunggu-tunggu. Tapi ada beberapa di antara calon penerima yang akhirnya tidak...

Umum - Nasional, Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu , BLT BPJS Ketenagakerjaan,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,blt pekerja formal,update blt pekerja,bantuan subsidi gaji,kemnaker.go.id

Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Maka...

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:35 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan sehingga terpaksa mele...

Umum - Nasional, Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Makan Bersama, Doni Munardo Positif Covid-19,dimana Doni Munardo kena corona,Doni Munardo,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Satgas Covid-19

KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:10 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang...

Umum - Nasional, KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?, Ikan dilindungi,20 Ikan dilindungi,Ikan cupang,arwana,Ikan Arwana

Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:34 WIB

Doni Monardo mengumumkan dirinya positif Covid-1, setelah menjalani tes PCR. Padatnya aktivitas membuat Ketua Satuan Tug...

Umum - Nasional, Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19, Doni Munardo,Doni Munardo Positif Covid-19,COVID-19,Corona,dimana Doni Munardo kena corona

Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:30 WIB

Habib Rizieq Shihab dihadapkan pada persoalan hukum baru. Ia dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas kasus...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor, Habib Rizieq Shihab,Kasus Sengketa Lahan habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Rizieq Shihab

Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:25 WIB

Nahdlatul Ulama (NU) mendorong program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan serta mencetak usahawan baru dari...

Umum - Nasional, Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox, Nahdlatul Ulama (NU),Nahdlyin Smartbox

artikel terkait

dewanpers