web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Hendra-Ahsan Juara All England, Susi: Jangan Terlena

Senin, 11 Maret 2019 13:31 WIB M. Naufal Hafizh

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Susi Susanti. (PBSI)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Manajer tim bulu tangkis Indonesia Susi Susanti menilai kemenangan ganda putra Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan di final All England 2019 memberikan semangat baru bagi Indonesia, terutama menuju Olimpiade 2020 di Tokyo. Meski begitu, dia mengingatkan jangan terlena dengan kemenangan tersebut.

"Biasanya kita selalu bergantung pada Kevin-Marcus. Tapi sekarang ada Hendra-Ahsan. Ini memberikan semangat baru dan keyakinan, paling tidak menuju olimpiade," kata Susi dalam siaran pers PBSI, Senin (11/3/2019)

AYO BACA : Hendra-Ahsan Berhasil Juarai All England 2019

Menurutnya, adanya Hendra-Ahsan ditambah pasangan Fajar Alfian-Muhammad Rian, menjadikan ganda putra Indonesia semakin percaya diri menjalani berbagai turnamen internasional.

"Sekarang ganda putra kita bisa lebih percaya diri. Tapi tetap kita harus kerja keras karena persaingan semakin ketat dan sektor lainnya masih harus ditingkatkan lagi. Semua harus disiapkan dengan baik," ujar Susi.

AYO BACA : Cedera, Hendra Setiawan: Besok Saya Tetap Main

Lebih lanjut, perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) itu meminta tim Garuda tidak terlena dengan kemenangan yang baru diraih oleh Hendra-Ahsan.

"Jangan terlena dengan satu kemenangan itu. Justru itu harus dijadikan awal bagi kita semua untuk terus semangat lagi mencapai yang lebih tinggi, yang lebih baik lagi di olimpiade nanti," tutur Susi.

Sementara itu, dia mengungkapkan kekuatan Indonesia saat ini terletak di ganda putra, sehingga pembinaannya harus terus berkesinambungan. Begitu pun pembinaan di sektor ganda campuran, harus ada peningkatan.

"Di sektor ganda campuran, Tontowi-Winny sudah cukup bagus. Begitu juga dengan Praveen-Melati, hanya tinggal menerapkan strategi, pola permainan dan keyakinan diri di saat-saat akhir atau di bola-bola kritis," ungkap Susi.

Pasangan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan sendiri berhasil meraih gelar juara All England 2019 usai mengalahkan pasangan asal Malaysia Aaron Chia-Soh Wooi Yik dengan skor 11-21, 21-14, dan 21-12 dalam laga final yang berlangsung pada Minggu (10/3/2019) di Birmingham, Inggris.

AYO BACA : Minions Pertahankan Gelar Juara Indonesia Masters

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers