web analytics

Kota Cirebon Butuh Hutan Mangrove

clockSabtu, 9 Maret 2019 17:51 WIB userErika Lia
Umum - Regional, Kota Cirebon Butuh Hutan Mangrove, Hutan mangrove,cirebon

Ilustrasi hutan mangrove.(Antaranews)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM- Kota Cirebon membutuhkan tanaman bakau (mangrove) untuk menyelamatkan tanah-tanah timbul di sepanjang garis pantainya. Sayang, keberhasilan tanam mangrove relatif kecil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Abdullah Syukur menyebutkan, Kota Cirebon memiliki garis pantai sepanjang tujuh kilometer. Meski begitu, tak seperti wilayah lain yang mengalami abrasi, sedimentasi cepat telah menciptakan lahan-lahan baru berupa tanah timbul.

"Untuk menyelamatkan tanah timbul yang merupakan tanah negara, tanaman bakau harus ditanam di sepanjang garis pantai," katanya.

Mangrove diperlukan sebagai upaya penghijauan di area tanah timbul. Dikenal dengan istilah green barrier atau sabuk hijau, mangrove mengandung banyak manfaat, di antaranya mencegah intrusi air laut maupun pencegah dan penyaring alami.

Syukur menjelaskan, akar mangrove dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai. Hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut, seperti minyak dan deterjen.

"Mangrove juga penghalang alami terhadap angin laut dan gelombang laut yang cukup kuat," tambahnya.

Sejauh ini, di Kota Cirebon baru terwujud hutan mangrove seluas sembilan hektar di kawasan Kesunean Selatan. Keberhasilan menanam bakau di pantai Kota Cirebon sendiri sesungguhnya disayangkan relatif kecil.

Hantaman gelombang laut ditambah tingginya volume sampah kerap membuat bibit mangrove rusak hingga mati. Usia tanaman mangrove yang tergolong aman dari gangguan ombak dan lainnya, lanjut dia, haruslah sekira tiga tahun dengan ketinggian 1,5 meter.

"Hutan mangrove juga bisa menjadi tempat perlindungan dan habitat banyak hewan, baik darat maupun air," ujarnya.

Tak kalah penting, sambungnya, potensi ekonominya pun dihitung tak sedikit. Pihaknya pun mengajak semua pihak menjaga hutan mangrove dan menuai manfaatnya.

"Kalau semua bergotong-royong ikut menjaga, tak ada yang tak mungkin," tandasnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Situs Gunung Padang Meradang Sejak Ditutup Gegara PPKM

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 21:29 WIB

Tidak hanya tingkat kunjungan yang terjun bebas, tapi juga penataan situs megalitikum Gunung Padang ditunda gegara pande...

Umum - Regional, Situs Gunung Padang Meradang Sejak Ditutup Gegara PPKM, Situs Gunung Padang,PPKM Level 3,PPKM di Cianjur,Wisata Cianjur

Ada Pemotongan Bansos di Cianjur, Polres Akan Tindak Tegas

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 21:02 WIB

Polres Cianjur akan bertindak tegas, apabila dalam pelaksanaan pemberian bantuan sosial beras atau tunai dalam rangka pe...

Umum - Regional, Ada Pemotongan Bansos di Cianjur, Polres Akan Tindak Tegas, Pemotongan Bansos,Bansos Beras,Bansos PPKM,Polres Cianjur

Biayai Suami Bekerja di Luar Negeri, Kini Tinggal di Gubuk Bambu

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 20:57 WIB

Pasangan suami istri Rahman (60) dan Iin (40) warga Kampung Sukamukti Desa Cimentenh Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur...

Umum - Regional, Biayai Suami Bekerja di Luar Negeri, Kini Tinggal di Gubuk Bambu, Warga Miskin Cianjur,Kemiskinan di Cianjur,Bekerja di Luar Negeri

Ini Ciri-Ciri  Dua Perampok Bensenjata Api di Bungursari Kota Tasik

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:25 WIB

Aksi perampokan bersenjata api kala siang hari menghebohkan warga Kota Tasikmalaya.

Umum - Regional, Ini Ciri-Ciri  Dua Perampok Bensenjata Api di Bungursari Kota Tasik, Ciri-Ciri,Perampok Bensenjata Api,Bungursari,Kota Tasik,Kampung Cihurip

Seorang Siswa SMA di Kota Tasik Meninggal Tersengat Listrik Tegangan T...

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:15 WIB

Korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik dan luka akibat terjatuh dari atap rumah.

Umum - Regional, Seorang Siswa SMA di Kota Tasik Meninggal Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Tersengat Listrik,Listrik Tegangan Tinggi,Kota Tasik,Siswa SMA

Usai Pesta Miras Oplosan, Seorang Pemuda Tewas di Purwakarta

Regional Minggu, 1 Agustus 2021 | 12:35 WIB

Seorang pemuda asal Desa Plered, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, tewas diduga seusai pesta minuman keras oplosan...

Umum - Regional, Usai Pesta Miras Oplosan, Seorang Pemuda Tewas di Purwakarta, Pesta miras,miras oplosan,Pemuda Tewas,Purwakarta

Selama PPKM Darurat, Kepatuhan Bayar Iuran Pelanggan PDAM Tasikmalaya...

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 23:07 WIB

Selama pemberlakuan PPKM darurat mulai tanggal 3 Juli lalu, tingkat kepatuhan pelanggan PDAM Tirta Sukapura dalam membay...

Umum - Regional, Selama PPKM Darurat, Kepatuhan Bayar Iuran Pelanggan PDAM Tasikmalaya Menurun, PDAM Tasikmalaya,PPKM Darurat Tasikmalaya

ASN Jabar Sumbang 7 Ribu Sembako untuk Warga Terdampak PPKM

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:59 WIB

Per 25 Juli 2021, para ASN telah menyalurkan 7.946 paket sembako, 2.485 paket alat pelindung diri, 646 paket nasi boks,...

Umum - Regional, ASN Jabar Sumbang 7 Ribu Sembako untuk Warga Terdampak PPKM, Bansos PPKM Darurat,Bansos PPKM Darurat Jabar,Sumbangan PPKM Darurat

artikel terkait

dewanpers
arrow-up