web analytics
  

Hari Perempuan Internasional: Perempuan Aset Pembangunan Indonesia

Sabtu, 9 Maret 2019 08:23 WIB Fira Nursyabani
Umum - Nasional, Hari Perempuan Internasional: Perempuan Aset Pembangunan Indonesia, Hari Perempuan Internasional, Fahira Idris

Aktivis perempuan melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/3/2019). (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kesetaraan gender dapat diartikan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan dan hak-hak sebagai manusia. Dengan demikian keduanya mampu dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta memiliki kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.

AYO BACA : Putri Reema, Dubes Perempuan Pertama Saudi untuk AS

Kata kunci agar keseteraan gender tercapai adalah tercipta kemitraan atau kerja sama antara perempuan dan laki-laki dalam berbagai sendi kehidupan mulai dari keluarga, masyarakat, sampai kehidupan berbangsa.

AYO BACA : Caleg Perempuan Belum Sentuh Isu Kebutuhan Dasar

Aktivis Perempuan yang juga Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, saat ini kesetaraan gender yang sedang didorong adalah persamaan substantif untuk memberikan akses atau ruang gerak, partisipasi, dan keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan antara perempuan dan laki-laki dalam pembangunan. Sehingga manfaat dan hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan secara adil antara keduanya sesuai dengan aspirasi dan kebutuhannya.

“Kita harus terus berupaya menjadikan perempuan sebagai aset dan potensi pembangunan dengan satu tujuan yaitu mempunyai kemandirian terutama secara ekonomi dan sosial. Dengan berdaya secara ekonomi (menjadi pelaku kegiatan-kegiatan produktif) dan sosial (mampu memutuskan yang terbaik bagi diri, lingkungan, dan bangsa) maka perempuan Indonesia akan menjadi agent of change baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Fahira, dalam pernyataan resminya.

Menurut dia, salah satu strategi agar terjadi perubahan pola pikir dan pemberdayaan perempuan guna bisa mencapai hasil yang diinginkan adalah menempatkan lebih banyak perempuan-perempuan di badan-badan publik mulai dari eksekutif, yudikatif, dan terutama legislatif atau parlemen. 

“Memang sebagai negara yang berada di dalam proses konsolidasi demokrasi, perihal representasi perempuan di badan-badan publik menjadi sangat penting bagi Indonesia. Demokrasi tidak hanya persoalan prosedural namun juga substansi. Semakin banyak perempuan menempati posisi-posisi strategis maka arah dan hasil pembangunan akan bisa lebih berkeadilan,” ungkapnya.

AYO BACA : Peringati Hari Perempuan se-Dunia, Google Tampilkan Doodle Spesial

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 22:42 WIB

Pemuda berusia 23 tahun berinisial UC di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditangkap aparat kepolisian setelah menebar ujaran...

Umum - Nasional, Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi, Hina Palestina,Menghina Palestina di TikTok,Pemuda Menghina Palestina

Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:45 WIB

Jaksa penuntut umum resmi menuntut Habib Rizieq Shihab agar dipenjara selama 2 tahun dalam kasus kerumuna massa Petambur...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan, Habib Rizieq Shihab,Kasus Kerumunan Petamburan,Sidang Habib Rizieq

Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:16 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memandang bahwa hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasa...

Umum - Nasional, Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),TWK KPK,75 Pegawai KPK

Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 20:11 WIB

Sebanyak 170 warga negara asing (WNA) dikabarkan tiba Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat charter d...

Umum - Nasional, Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),TKA China,Pekerja China

Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kami...

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:49 WIB

Insentif Kartu Prakerja akan cair lagi mulai Rabu 19 Mei 2021. Sementara itu, pembukaan gelombang 17 program tersebut di...

Umum - Nasional, Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kamis?, Insentif Kartu Prakerja,Insentif Cair,Kartu Prakerja Gelombang 17

RI Tunggu Kepastian Haji 2021 dari Arab Saudi

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:31 WIB

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian dari Otoritas Arab Saudi terkait keb...

Umum - Nasional, RI Tunggu Kepastian Haji 2021 dari Arab Saudi, Jamaah haji 2021,kepastian haji 2021,haji 2021 dibuka,Arab Saudi

Segini Biaya Layanan Vaksin Covid-19 Gotong Royong

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:07 WIB

Pemerintah telah menetapkan harga vaksin Covid-19 yang akan diberikan melalui layanan vaksinasi gotong royong. Disebutka...

Umum - Nasional, Segini Biaya Layanan Vaksin Covid-19 Gotong Royong, vaksin gotong royong,Persyaratan Vaksin Gotong Royong,Harga Vaksin Gotong Royong,serba-serbi vaksin gotong royong,vaksin gotong royong gratis

Ini Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Cuaca Panas di Indonesia

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 17:13 WIB

Sebagian masyarakat  menyatakan cuaca panas beberapa hari terakhir di Indonesia. Lantas apa penyebabnya?

Umum - Nasional, Ini Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Cuaca Panas di Indonesia, Gelombang Panas,gelombang panas di indonesia,Cuaca Panas,bmkg gelombang panas,gelombang panas adalah,bmkg

artikel terkait

dewanpers