web analytics

Begini Cara Hadapi Indonesia Era 4.0

clockJumat, 8 Maret 2019 20:23 WIB userFathia Uqimul Haq
Bandung Raya - Bandung, Begini Cara Hadapi Indonesia Era 4.0, Industri 4.0, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB,

Sonny Rustiadi menyampaikan paparan dalam seminar ID 4.0 di Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Jumat (8/3/2019). (Fathia Uqimul Haq/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Industri 4.0 bukan lagi sebuah gejala tapi keniscayaan. Bagaimana filosofi ini menjembatani kemampuan manusia dengan teknologi yang mau tak mau mesti dihadapi. Meskipun Indonesia cukup terlambat dalam menghadapi ini, namun Indonesia mesti tetap optimis untuk menjadikan teknologi sebagai bisnis yang menggiurkan.

Industri 4.0 adalah keadaan di mana manusia layak mengatur mesin. Kemudian data dan teknologi menjadi market yang menguntungkan. Dari sana, manusia berinovasi melalui teknologi dan data yang terhimpun. Lalu, bagaimana manusia bisa menghadapi 4.0 dengan cermat? Berikut uraian yang dijelaskan oleh Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Sonny Rustiadi.

1. Mengembangkan Potensi Bisnis

AYO BACA : Belajar Adaptif dari ITB Lewat Entrepreneurial University

Di era teknologi 4,0 pekerjaan manusia bisa digantikan. Namun, di sisi lain 4.0 bisa membuat dan memfasilitasi pekerjaan baru. Potensi ini juga mesti disambut baik bagi para pemilik bisnis dan perusahaan untuk optimasi bisnisnya. Misalnya, seorang pekerja yang harus membuat laporan perusahaan selama 3 jam, hanya dengan sebuah teknologi yang dibuat, maka laporan tersebut bisa selesai dalam waktu 10 menit.

2. Membuat Bisnis Baru dari Sebuah Masalah

Indonesia masih diliputi permasalahan dasar yang bisa dimonetisasi dengan teknologi. Bukti nyata adalah GO-JEK. Ia melihat permasalahan terbesar yakni kemacetan dijadikan lahan bisnis. Kemudian, GO-JEK membuka usaha transportasi daring untuk memudahkan masyarakat dan menjadi solusi bagi yang tidak ingin membawa kendaraan pribadi. Atau aplikasi Noompang dan Nebengers yang membuat terobosan dengan menyatukan orang-orang yang hendak pergi ke tujuan yang searah. Untuk meminimalisasi ongkos dan biaya transportasi, sistem nebeng ini menjadi menguntungkan kedua belah pihak.

AYO BACA : Bekal Menghadapi Revolusi Industri 4.0

3. Meningkatkan Kemampuan Diri

Hadirnya teknologi yang membuat sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah dan lebih cepat membuat beberapa perusahaan menghilangkan profesi tersebut. Tengok saja penjaga kasir yang jarang ditemukan di negara maju. Supermarket membuat para pembeli harus melayani dirinya sendiri. Atau buruh pabrik yang kini tugasnya digantikan oleh mesin. Namun, hal ini mestinya disambut baik sehingga potensi diri ditingkatkan supaya naik ke level selanjutnya.

4. Siap Menghadapi Profesi Baru

Dampak adanya industri 4.0 akan membuka lapangan kerja baru. Beberapa tahun ke belakang, pekerjaan di bidang minyak dan tambang menjadi primadona. Namun berbeda untuk hari ini. Teknologi yang semakin hari terus berkembang membuka banyak lapangan kerja baru mulai dari munculnya berbagai start up. Misalnya profesi remote health care, spesialis robotik, data saintis, 3D Print Techinician, Virtual Reality Design, dan lain-lain.

AYO BACA : Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan untuk Generasi Muda

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 19:20 WIB

Selama dua bulan pascapelarangan makan di tempat di restoran dan kafe, imbasnya banyak usaha yang tutup,

Bandung Raya - Bandung, Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!, Bendera Putih,AKAR Jabar,Imbas PPKM,Dampak Pandemi Covid-19

Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 17:30 WIB

Acara penyaluran bansos ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Bandung Raya - Bandung, Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas, Akpol 91,Bansos,kaum disabilitas,Pandemi Covid-19

Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 13:53 WIB

Dua orang berinisial D dan M mengalami luka tusuk akibat bentrok yang terjadi antara dua organisasi kemasyarakatan (orma...

Bandung Raya - Bandung, Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk, bentrok ormas Bandung,Manggala,GBR,Polrestabes Bandung,ormas Bandung

Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum T...

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:48 WIB

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengaku belum mengetahui informasi terkait rencana pengelola Kebun Binatang Bandun...

Bandung Raya - Bandung, Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum Tahu, pakan harimau Kebun Binatang Bandung,Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,ppkm darurat bandung

Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:47 WIB

Sebelumnya beredar informasi bahwa pengelola Kebun Binatang Bandung (KBB) akan menyembelih angsa dan rusa untuk pakan he...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas, Kebun Binatang Bandung,angsa disembelih untuk hewan buas,hewan buas kebun binatang bandung,Pemkot Bandung,PPKM

Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:27 WIB

Wali Kota Bandung Oded M Danial dinyatakan sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani pera...

Bandung Raya - Bandung, Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas, oded sembuh,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Oded dirawat,Oded sakit,Oded

Pemkot Bandung Kaji Kebijakan Makan di Tempat Resto dan Kafe

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:16 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang mengkaji kebijakan mengizinkan dine in atau makan di tempat di restoran maupun d...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Kaji Kebijakan Makan di Tempat Resto dan Kafe, dine in kafe,dine in bandung,dine in resto,PPKM Kota Bandung,Pemkot Bandung

Update Covid-19 Kota Bandung 30 Juni 2021: Kiaracondong Masih Tertingg...

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 10:44 WIB

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat. Kiaracondong masih menjadi kecamatan dengan kasus Covi...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung 30 Juni 2021: Kiaracondong Masih Tertinggi, Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,Data Covid-19 Bandung,data covid-19 Kota Bandung,data covid-19 kota bandung terbaru,data covid-19 kota bandung hari ini,update data covid-19 kota bandung

artikel terkait

dewanpers
arrow-up