web analytics
  

Posyandu Teratai Desa Ciwidey, Wakili Jabar ke Tingkat Nasonal

Kamis, 7 Maret 2019 19:54 WIB Mildan Abdalloh

Posyandu Teratai. (Dok Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Bandung. Posyandu Teratai RW 21 Kampung Sindangsari Desa Ciwidey Kabupaten Bandung akan melenggang ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Barat.

Posyandu Teratai ini akan mengikuti lomba pelaksanaan terbaik tingkat nasional Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Kesrak PKK), Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)-Kesehatan, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga dalam rangka Hari Keluarga Nasional XXVI

AYO BACA : Atasi Stunting, Posyandu Kota Bandung Tambah Meja Layanan

Posyandu tersebut, akan bersaing bersama 5 Kabupaten lain di Indonesia yaitu Kabupaten Tambalong Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten  Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Buleleng Bali, dan Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bupati Bandung Dadang M. Naser mendorong banyaknya program yang dilakukan serta cakupan kegiatan yang telah memenuhi target oleh Posyandu Teratai sebagai Posyandu multifungsi, bisa dijadikan tantangan agar semua pihak bisa berperan sebaik-baiknya.  

AYO BACA : Ini 4 Inovasi yang Hantarkan Posyandu Sekeloa Jadi Terbaik Se-Indonesia

“Dengan keberhasilan output dari program dan kegiatan Posyandu Teratai sebagai Posyandu multifungsi kepada masyarakat, tentunya jelang verifikasi nanti (Senin, 11/3/2019) semua inovasi yang sudah dilakukan, harus dipastikan benar-benar bermanfaat, berdayaguna dan dirasakan masyarakat Desa Ciwidey, apalagi sudah banyak melakukan inovasi,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Rumah jabatannya di Soreang, Kamis (7/3/2019).

Bupati berharap, setiap inovasi yang ada di posyandu teratai, bisa dilakukan secara berkelanjutan. “Inovasi  harus terus dilakukan dan berdampak positif kepada masyarakat, jangan hanya saat ada penilaian, tapi harus memberi manfaat seluas-luasnya. Alhamdulillah kalau posyandu lainpun bisa melahirkan inovasi baru,” kata dia.

Dia bersyukur dan mengapresiasi, kepada semua pihak yang terlibat memberikan kontribusi dan berkomitmen. Apalagi dari 3,6 juta jiwa penduduk, kehadiran posyandu yang multifungsi akan sangat bermanfaat bagi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Melihat Pertumbuhan Anak di Posyandu

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers