web analytics
  

Pemuda Bandung Lahirkan Investasi Crowdfunding Properti Berbasis Syariah

Senin, 4 Maret 2019 19:20 WIB Fathia Uqimul Haq
Bisnis - Finansial, Pemuda Bandung Lahirkan Investasi Crowdfunding Properti Berbasis Syariah, Aplikasi, investasi properti, invesproperti.id,

Basytyan K Pratama (27) pencipta platform crowdfunding investasi properti berbasis syariah dan teknologi, yakni invesproperti.id. (Fathia Uqimul Haq/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Seorang pemuda asal Bandung, Basytyan K Pratama (27) menciptakan platform crowdfunding investasi properti berbasis syariah dan teknologi. Platform berbasis situs itu dinamakan Invesproperti.id. Uniknya, pengguna bisa berinvestasi hanya mulai dari Rp1 juta saja.

Hal itu tercetus atas dasar kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat untuk berinvestasi khususnya di bidang properti. Selain harga yang mahal, batasan sosial yang tinggi, dan ketidak terbukaan membuat orang tidak tahu bagaimana untuk mempunyai pendapatan pasif namun berbasis syariah di bidang properti.

"Biasanya kendalanya lagi karena tidak kuat di DP tapi kuat di cicilan, atau kuat di cicilan tapi tidak kuat di DP," ujarnya, Senin (4/3/2019).

Pada awalnya, Basyt terjun di dunia properti karena membantu projek kliennya yang ingin membuat konsep properti syariah. Konsep tanpa bunga, tanpa riba, tanpa sita, dan denda menjadi landasan dari investasi ini.

AYO BACA : Disparbud Ciptakan Aplikasi Android untuk Kawasan Budaya Sabilulungan

Dalam projek tersebut, Basyt melihat peluang besar. Dia menemukan banyak orang yang tertarik untuk membeli atau pun investasi sebagai penyewaan namun tidak semuanya bisa terakses.

Akhirnya, Basyt memilih platform crowdfunding untuk menjembatani orang yang ingin berinvestasi dengan developer properti yang membutuhkan dana.

"Pada akhir tahun 2017 kami validasi ide tersebut, market validation, survei, dan  lain sebagainya," ucap Basyt.

Menurutnya, investasi di sektor properti merupakan penyangga  utama industri-industri di Indonesia. Properti termasuk penyumbang devisa terbanyak  karena melibatkan lebih dari 170 subsektor. Di antaranya sektor industri kaca, kayu, keramik, batu bata, beton, besi dan baja, pasir, dan material lainnya.

AYO BACA : Aplikasi CariAja Mudahkan Cek Saldo E-money dan Waktu Salat

Platform Inves Properti memudahkan masyarakat untuk berinvestasi di bidang properti. Kemudahan itu berupa dana yang dapat diinvestasikan mulai dari Rp1 juta.

"Investasi properti ini menawarkan keuntungan yang tinggi yaitu ROI (Return of Investment) jauh di atas deposito, emas ataupun reksadana," paparnya.

Biasanya, investasi dari Deposito hanya bisa memberi sekitar 6% per tahun,  emas 9% dan reksadana 10% sampai 15% per tahun. Namun, investasi di bidang properti bisa di atas 20% per tahun.

"Investasi di bidang properti memiliki resiko yang relatif rendah karena harga properti yang terus naik," ujar pria lulusan S1 Ilmu Komputer UPI 2008 itu.

Basyt menyayangkan bisnis ini tidak semua dapat terakses oleh masyarakat. Selain tidak cukup modal, bisnis ini biasanya hanya bisa terakses oleh orang-orang menengah ke atas. Makanya, dia mencetus Invesproperti.id supaya seluruh warga mampu berinvestasi properti dengan mudah dan murah.

"Mudah-mudahan dengan adanya platform ini bisa membantu masyarakat buat memiliki pasif income dan jadi terbuka soal investasi properti ini," katanya.

AYO BACA : Cara Mudah Dapatkan Kantong Darah dengan Aplikasi Give Blood

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers