web analytics
  

Persaingan Makin Ketat, Bisnis Ayam Goreng Krispi Masih Tetap Menjanjikan

Sabtu, 2 Maret 2019 22:39 WIB Dadi Haryadi
Bisnis - Finansial, Persaingan Makin Ketat, Bisnis Ayam Goreng Krispi Masih Tetap Menjanjikan, Pin Chicken, Ayam Goreng Krispi, d'Besto, UMKM,

CEO Pin Chicken Zainal Fahmi menyampaikan paparan di hadapan mitra bisnis dan pihak d'Besto, Sabtu (2/3/2019). (istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Seperti jamur di musim hujan, hampir di setiap sudut tempat terdapat gerai penjual ayam goreng krispi. Hal ini menunjukan persaingan antar pelaku usaha semakin ketat.

CEO Pin Chicken Zainal Fahmi mengakui dunia bisnis ayam goreng krispi sangat ramai mulai dari pelaku besar berskala global hingga kecil. Bahkan, bisnis ini juga mulai disentuh oleh kalangan artis dan tokoh terkenal.

"Kami masih pemain baru tapi kue nya sangat besar jadi peluangnya masih sangat luas," ujarnya di Bandung, Sabtu (2/3/2019).

AYO BACA : Pin chicken, Santapan Aneka Ayam Krispi Lezat Kekinian

Menurutnya, bisnis ayam goreng krispi masih menjanjikan terlihat dari respon positif masyarakat. Pin Chicken yang diresmikan pada 1 November 2018 lalu ini kini telah punya dua gerai.

Demi bisa bersaing, pihaknya mengedepankan kualitas produk yang prima agar bisa memuaskan pelanggan.

Selain itu juga, kata dia, faktor harga yang terjangkau menjadi kunci utama untuk menyasar pangsa pasar low middle. Adapun range harganya mulai dari Rp7.500 hingga Rp125.000 untuk full paket.

AYO BACA : Oseng Ayam Krispi, Renyah Dipadu Kuah Pedas

"Kami masuk ke pasar menengah ke bawah dan menyasar ke wilayah permukiman," katanya.

Agar bisnis bisa tumbuh lebih cepat, Pin Chicken menggandeng d'Besto yang telah punya pengalaman lama. Kerjasama ini akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak karena punya pangsa pasar yang berbeda.

"Bunda Eva sebagai salah satu pemilik d'Besto telah support kita sejak lama mulai dari terutama dalam sharing pengalaman. Kini, kami pun didukungan dari sisi operasional," ucapnya.

Tahun ini, Zainal menargetkan perusahaanya mampu membuka 60 gerai di Bandung dan Jakarta. Agar ekspansi semakin masif, pihaknya menerapkan sistem kemitraan dan franchise.

Khusus untuk kemitraan, kata dia, pihaknya membidik kalangan pekerja yang ingin menjadi investor Rp120 juta hingga Rp350 juga dengan perhitungan break even point (BEP) selama 2 tahun.

"Melalui program kemitraan, kami berupaya menumbuhkan pelaku UMKM. Investor tidak perlu capek ke lapangan karena kita yang akan bantu kelola, bahkan laporan keuangan bisa dilihat secara realtime," pungkasnya.

AYO BACA : Berminat Buka Usaha Franchise, Ini Tipsnya

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ini Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 23:10 WIB

Perencana Keuangan Lolita Setyawati membagikan tips untuk mengatur keuangan selama bulan Ramadhan. Dia membagikan tips k...

Bisnis - Finansial, Ini Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan, Tips Mengatur Keuangan,Mengatur Keuangan Ramadan,Perencanaan Keuangan

bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 16:06 WIB

bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang

Bisnis - Finansial, bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang, bumdes Subang,bank bjb,bank bjb cabang Subang,Bumdes Juara Agen PPOB BJB

Makin Marak saat Ramadan, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 14:16 WIB

masyarakat harus berhati-hati dalam memilih investasi. Apalagi di tengah Ramadan banyak yang menawarkan jasa investasi d...

Bisnis - Finansial, Makin Marak saat Ramadan, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong , Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong,Investasi Bodong Makin Marak saat Ramadan,Otoritas Jasa Keuangan,OJK,jasa investasi,ciri-ciri investasi bodong,Investasi Bodong,Bahaya investasi bodong,Jebakan investasi bodong

Dukung Mutu Pendidikan, bank bjb dan UPI Sepakati Kerja Sama Pemanfaat...

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 13:28 WIB

Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. dan Direktur Utama...

Bisnis - Finansial, Dukung Mutu Pendidikan, bank bjb dan UPI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Produk dan Jasa Perbankan, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi,bank bjb,Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),UPI,kerja sama bank bjb dan UPI

Melemah Lagi, Harga Rupiah Turun ke Rp14.608 per Dolar AS

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 11:35 WIB

Pada pukul 9.52 WIB, rupiah melemah 13 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp 14.608 per dolar AS.

Bisnis - Finansial, Melemah Lagi, Harga Rupiah Turun ke Rp14.608 per Dolar AS, Harga Rupiah Turun,Dolar AS,Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Jika Perusahaan Tak Mampu Bayar THR, Begini Solusi untuk Karyawan

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 11:10 WIB

SE Menaker mewajibkan pembayaran THR dilakukan perusahaan kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum lebaran 2021.

Bisnis - Finansial, Jika Perusahaan Tak Mampu Bayar THR, Begini Solusi untuk Karyawan, Tunjangan Hari Raya (THR),Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah,SE Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan,SE Menaker

Netizen ke Shopee: Ketimbang Bayar Atta-Aurel Mending Bayar Kurir

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 10:39 WIB

Pasalnya, mereka diketahui memotong gaji kurir yang berdampak pada kesejahteraan karyawan.

Bisnis - Finansial, Netizen ke Shopee: Ketimbang Bayar Atta-Aurel Mending Bayar Kurir, netizen,Shopee,Atta-Aurel,Kurir Shopee Express mogok kerja

Konsumen Shopee Berang, Kiriman Paket Lewat Shopee Express Tak Kunjung...

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 10:05 WIB

Perusahaan e-commerce Shopee dituding sudah memberikan upah rendah kepada para kurir Shopee Express. 

Bisnis - Finansial, Konsumen Shopee Berang, Kiriman Paket Lewat Shopee Express Tak Kunjung Datang, Shopee,Shopee Express,Kurir Shopee Express mogok kerja,upah kurir shopee express dipotong

artikel terkait

dewanpers