web analytics
  

Kandang Komunal, Lebih Ramah Lingkungan

Jumat, 1 Maret 2019 02:31 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Kandang Komunal, Lebih Ramah Lingkungan, Kandang Komunal, Ramah Lingkungan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung, Limbah Kotoran Ternak,

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengunjungi kandang Sapi. (Dok Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Saat ini masih banyak peternak yang membuat kandang di sekitar rumahnya masing-masing. Menurut Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung Tisna Umaran, hal itu kurang menguntungkan dari segi efisiensi usaha, serta membuat lingkungan rumah tinggal jadi kurang nyaman.

“Peternak yang jumlah ternaknya sedikit, biasanya membuat kandang di dekat rumah. Jika ternak yang dimiliki semakin banyak, memang keuntungan makin besar namun lingkungan rumah jadi kurang sehat karena bersatu dengan limbah kotoran ternak,” imbuh Tisna saat ditemui di ruang kerjanya di Soreang, Kamis (28/2/2019).

AYO BACA : Kurangi Pencemaran Citarum, Kandang Sapi Komunal Penghasil Biogas Hadir di Cisanti

Selain di dekat rumah tinggal, juga tidak sedikit yang mendirikan kandang dekat sungai, dengan alasan mudah membuang kotorannya. “Sumber pencemaran terbesar Sungai Citarum adalah limbah domestik, yaitu limbah rumah tangga dan limbah ternak. Jika masing-masing peternak memilki kandang masing-masing, kami tidak bisa mengawasi kemana mereka membuang kotoran ternaknya,” terang dia.

Dengan adanya kandang komunal, semua pengelolaan ternak akan lebih terintegrasi dan pemerintah akan lebih mudah dalam melakukan pengawasan. “Program biofuel (bahan bakar hayati) akan berjalan, karena operator untuk pengadaan gas dari pengolahan limbah, bisa terpusat. Disamping itu juga akan memudahkan kami dalam pengawasan penyakit ternak,” lanjut Tisna.

AYO BACA : Kandang Komunal Bakal Dibangun di Hulu Sungai Citarum

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung hingga kini masih membutuhkan sedikitnya 5 unit kandang sapi komunal. Kandang besar yang bisa menampung sekitar 200 ekor sapi tersebut, sebetulnya sudah ada di Kecamatan Kertasari. Namun Tisna Umaran menyatakan, satu unit kandang fasilitas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) tersebut, dipandang masih kurang memadai dalam segi kuantitas.

“Satu unit kandang sapi komunal di Kecamatan Kertasari,  dimaksudkan untuk menampung ternak warga yang tinggal di wilayah hulu Sungai Citarum. Sedangkan di Kabupaten Bandung, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2018, jumlah sapi potongnya saja mencapai 28.366 ekor. Secara mendesak kami membutuhkan 5 unit untuk ditempatkan di dua kecamatan, yaitu Kertasari dan Pangalengan,” ungkap Tisna Umaran.

Sementara itu untuk meningkatkan jumlah produksi, baik produksi susu atau daging sapi, Distan telah melakukan beragam upaya. Diantaranya dengan mendistribusikan bantuan bibit ternak jenis unggul dan memberikan pembinaan mengenai cara-cara beternak yang baik dan produktif.

“Selain itu kami juga berupaya meningkatkan produksi pakan ternak melalui penanaman hijauan makanan ternak yang berkualitas, serta menjaga produktivitas ternak melalui teknologi inseminasi buatan,” pungkasnya.

AYO BACA : Ada Sapi 3,5 Meter Ikut Karnaval Kemerdekaan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jabar Dukung Unpad Uji Klinis Fase III Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhu...

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 21:00 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh Universitas Padjadjaran (Unpad) yang akan melakukan uji klinis fase III u...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Dukung Unpad Uji Klinis Fase III Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhui, Pemprov Jabar,Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhui,uji klinis vaksin,Unpad

Gara-gara Pencopet, Satpol PP Bersitegang dengan Pengemudi Ojek Online

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 19:48 WIB

Pelaku pencopetan R (42) di area pusat perbelanjaan Alun-Alun Bandung, berhasil diamankan sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu...

Bandung Raya - Bandung, Gara-gara Pencopet, Satpol PP Bersitegang dengan Pengemudi Ojek Online, Pencopet di Bandung,Pencopet di Alun-alun,Satpol PP Kota Bandung,Ojek Online di Bandung

Ridwan Kamil Diburu Parpol, Pakar: Magnet Politik Kang Emil Kuat

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 18:39 WIB

Nama Ridwan Kamil belakangan santer diburu oleh partai politik (parpol) untuk menempati jabatan tinggi di tubuh parpol.

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Diburu Parpol, Pakar: Magnet Politik Kang Emil Kuat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ridwan Kamil Diburu Parpol, kang emil

Pernah Positif, Oded Siap Disuntik Vaksin Covid-19

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 17:48 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan siap disuntik vaksin Covid-19. Bahkan dia sudah tak sabar menanti jeda wakt...

Bandung Raya - Bandung, Pernah Positif, Oded Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Oded Disuntik Vaksin Covid-19,Pemkot Bandung,Vaksinasi Covid-19 Kota Bandung

PPKM Mikro Diklaim Berhasil Turunkan Kasus di Coblong

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 17:31 WIB

PPKM Mikro Diklaim Berhasil Turunkan Kasus di Coblong

Bandung Raya - Bandung, PPKM Mikro Diklaim Berhasil Turunkan Kasus di Coblong, PPKM Mikro Coblong,PPKM Mikro Dago,Covid-19 Coblong,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung

Kaya Nilai Budaya, Lestarikan Permainan dan Olahraga Tradisional

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 17:30 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya melestarikan permainan dan olahraga tradisional di Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Kaya Nilai Budaya, Lestarikan Permainan dan Olahraga Tradisional, Permainan Tradisional,Olahraga Tradisional,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Warganet Sebut Sungai di Balkot Bau, Yana Turun Tangan

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 17:17 WIB

Warganet Sebut Sungai di Balkot Bau, Yana Turun Tangan

Bandung Raya - Bandung, Warganet Sebut Sungai di Balkot Bau, Yana Turun Tangan, sungai balai kota Bandung bau,sungai balai kota Bandung kotor,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Soal Virus Varian Baru dari Inggris, Kuncinya Jaga Diri lewat Prokes

Bandung Rabu, 3 Maret 2021 | 16:59 WIB

Di tempat sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, varian baru virus corona tersebut terdeteksi dari dua o...

Bandung Raya - Bandung, Soal Virus Varian Baru dari Inggris, Kuncinya Jaga Diri lewat Prokes, varian baru Covid-19,Virus Corona,UK B117,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

artikel terkait

dewanpers