web analytics
  

Cara Mudah Dapatkan Kantong Darah dengan Aplikasi Give Blood

Sabtu, 23 Februari 2019 11:22 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Cara Mudah Dapatkan Kantong Darah dengan Aplikasi Give Blood, stok darah Tasikmalaya, donor darah massal, aplikasi pencari kantong darah

Keluarga Donor Darah (KDD) Tasikmalaya mengadakan donor darah massal 500 labu kantong darah di Balai Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim/ayotasik.com)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kebutuhan darah di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Hal ini tidak terlepas dari tingginya angka permintaan darah dalam penanganan kasus-kasus medis yang membutuhkan transfusi darah. 

Berdasarkan data yang dirilis Departemen Kesehatan RI pada 2017, jumlah kebutuhan darah minimal di Indonesia adalah 5,1 juta kantong darah per tahun atau 2% dari jumlah penduduk Indonesia. Akan tetapi, pada faktanya jumlah ini tidak dibarengi dengan jumlah pendonor yang seimbang. Dari kebutuhan 5,1 juta kantong darah, hanya 4,1 juta kantong saja yang dapat terealisasi.

AYO BACA : Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

Melihat kondisi tersebut, diresmikanlah Keluarga Donor Darah (KDD) Tasikmalaya di Balai Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya baru baru ini. Dalam peresmiannya, KDD Tasikmalaya mengadakan donor darah massal 500 labu kantong darah.

"Dua tahun terakhir ini Allhamdulillah kita sudah mendonorkan sekitar 3.000 labu darah. Dan ke depannya kita juga ingin mensosialisasikan pentingnya donor darah ke desa-desa," Kata Koordinator KDD Tasikmalaya, Dodi Kurniawan.

AYO BACA : Luar Biasa, Ini Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

KDD Tasikmalaya juga mensosialisasikan aplikasi donor darah yang diberi nama 'Give Blood', yang sistem kerjanya seperti aplikasi GoJek. Aplikasi ini bisa mencari pendonor darah di wilayah yang diinginkan oleh siapapun yang membutuhkan. 

"Saat ini secara tradisional jika orang mau cari stok darah harus cek di PMI dulu. Mereka juga bisa mencari via media sosial. Namun, belum tentu di PMI ada. Jika ada pun harus membayar. Di media sosial juga belum tentu langsung dapat, padahal kebutuhan mendesak. Jadi, aplikasi ini memberikan solusi akan membantu kebutuhan donor yang mendesa", ujar bidang publikasi aplikasi Give Blood, Zulkarnain Lubis.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Oleh Soleh, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, mengapresiasi KDD Tasikmalaya yang selalu konsisten untuk ikut menyukseskan program PMI dalam pemenuhan ketersediaan darah.

"Ketersediaannya darah merupakan hal yang sangat penting dan urgent agar pasien yang membutuhkan dapat terlayani dan bahkan terselamatkan", ungkap Oleh.

AYO BACA : Catat, Ini 4 Fakta Soal Donor Darah

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers