web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Anak Kecanduan Gadget, Ini 5 Dampak Buruknya

Sabtu, 16 Februari 2019 08:41 WIB Dede Nurhasanudin

Ilustrasi anak bermain handphone.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Perkembangan teknologi seakan sulit dibendung. Apalagi saat ini dunia seakan pindah ke dalam genggaman melalui ponsel pintar

Tidak hanya usia dewasa, anak belum cukup umur pun kerap menggengam gadget hingga melewati batas maksimal. Terutama pada anak hiperaktif membuat orang tuanya terpaksa memberikan gadget agar si anak berhenti dari aktifitasnya.

Tetapi ada banyak alasan kesehatan mengapa kita harus membatasi berapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anak kita memegang gadget. Berikut hal yang perlu dipertimbangkan jika anak terlalu lama bermain gadget.

1. Berpengaruh pada fisik dan otak.
Terlalu banyak waktu dengan teknologi menyebabkan anak kurang berolahraga. Kurang olahraga tidak hanya buruk bagi tubuh mereka, tetapi juga mempengaruhi terhadap perkembangan otak. Bahkan, lebih banyak berolahraga dan lebih sedikit menggunakan perangkat teknologi dapat membantu meningkatkan nilai dan mengurangi masalah perilaku.

2. Terpapar radiasi.
Kita semua telah mendengar bahwa ponsel dapat memancarkan radiasi. Paparan radiasi telah dikaitkan dengan kanker, dan sementara tidak ada studi keras, American Cancer Society merekomendasikan membatasi penggunaan ponsel, terutama pada anak-anak.

3. Perkembangan motorik terganggu.
Satu set penelitian menemukan bahwa balita berusia dua hingga tiga tahun yang bermain berlebihan dengan gadget teknologi berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif mereka. Pada usia ini, anak-anak perlu belajar bagaimana mengembangkan keterampilan motorik dan keterampilan visual dan spasial. keterampilan ini dipelajari melalui waktu bebas gadget, bukan melalui aplikasi atau game komputer.

4. Merusak mata.
Semakin banyak anak yang mengalami ketegangan mata karena menatap layar terlalu lama. Ini dapat menyebabkan penglihatan kabur, kelelahan mata, masalah fokus, dan bahkan penglihatan ganda. ingat, anak  masih berkembang, bahkan dalam pandangan mata mereka. Karena itu, yang terbaik adalah membatasi waktu layar untuk memastikan mata mereka berkembang dan tetap sehat.

5. Postur Buruk.
Tablet genggam juga menyebabkan postur yang buruk pada anak-anak. Mereka menghabiskan terlalu banyak waktu membungkuk dan menatap layar. Anak-anak bahkan menghabiskan lebih banyak waktu berbaring di sofa atau lantai membungkuk di atas layar. Postur yang buruk dapat menyebabkan subluksasi, atau ketidaksejajaran pada tulang belakang anak, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan atau nyeri lainnya. Postur yang buruk bahkan lebih menjadi masalah bagi remaja, karena mereka lebih rentan terhadap sakit punggung dan masalah punggung yang berkembang yang akan mengikuti mereka di kemudian hari.

Ada banyak alasan kesehatan dan sosial untuk membatasi paparan anak Anda pada semua hal terkait teknologi. Tentu saja, mereka menyenangkan untuk membuat anak-anak terhibur, tetapi terlalu banyak waktu layar dapat merusak kesehatan dan keterampilan sosial mereka tidak dapat diperbaiki.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers