web analytics
  

Pemda Bakal Diganjar Insentif Miliaran Rupiah untuk Batasi Plastik

Jumat, 15 Februari 2019 16:16 WIB Erika Lia
Umum - Nasional, Pemda Bakal Diganjar Insentif Miliaran Rupiah untuk Batasi Plastik, Sampah Plastik, Pemda Cirebon, Insentif Miliaran Rupiah, KLHK, sampah, sampah di cirebon, sampah di jawa barat,

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyaksikan penimbangan sampah yang dikumpulkan dalam Gerakan Aksi Bersih-Bersih Pantai atau Coastal Clean Up (CCU) di pesisir pantai Pelabuhan Cirebon, Jumat (15/2/2019). (Erika Lia/Ayobandung.com)

LEMAHWUNGKUK, AYOBANDUNG.COM—Pemerintah daerah bakal diganjar insentif miliaran rupiah untuk membatasi dam melarang penggunaan plastik oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dana tersebut senilai maksimal Rp11 miliar.

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengungkapkan, dana minimal juga bakal diberikan kepada pemda senilai Rp9 miliar.

AYO BACA : Saatnya Zero Waste Lifestyle atau Bumi Makin Tidak Layak Huni

"Bagi Pemda yang sudah memiliki regulasi pembatasan penggunaan kantong plastik, Kementerian Keuangan akan memberi insentif berupa dana Rp9 miliar sampai Rp11 miliar," katanya saat Gerakan Aksi Bersih-Bersih Pantai atau Coastal Clean Up (CCU) di pesisir pantai Pelabuhan Cirebon, Jumat (15/2/2019).

Dia menyebutkan, timbulan sampah di Indonesia mencapai 0,7 kg/orang/hari. Pada 2017, timbulan sampah mencapai 65,8 juta ton dan 15% di antaranya merupakan sampah plastik. Mengingat plastik tergolong susah terurai, angka itu pun dinilai cukup signifikan.

AYO BACA : Kang Pisman: Warga Riung Bandung Sulap Sampah Jadi Paving Block

Selain itu, dalam waktu dekat, pihaknya bakal menerbitkan panduan bagi pemerintah daerah yang membatasi penggunaan kantong plastik di daerahnya. Sejauh ini, 11 kota dan kabupaten di Indonesia telah mengeluarkan kebijakan pembatasan kantong plastik, di antaranya Bandung, Bogor, Banjarmasin, dan Jayapura.

"Asosiasi retail akan kami libatkan juga," cetusnya.

Regulasi itu diharapkan rampung dibahas dalam tiga bulan ini.

AYO BACA : Mengandung Racun, Mikroplastik Ancam Kehidupan Laut

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers