web analytics
  

Tiga Makanan yang Harus Dihindari Saat Nyeri Sendi

Kamis, 14 Februari 2019 18:15 WIB Andri Ridwan Fauzi

Ilustrasi. (pixabay.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pernah mengalami nyeri sendi hingga menyebabkan ngilu? Bagaimana sih mengatasinya?? 

Nah, Nyeri sendi adalah suatu kondisi peradangan sendi dan selalu dikaitkan dengan artritis. Peradangan atau rasa sakit terjadi di sekitar sendi, tendon, ligamen, tulang rawan dan otot, dan kejadian tersebut berdasarkan beberapa faktor yang meliputi riwayat keluarga, faktor usia, jenis kelamin, riwayat sendi sebelumnya, dan obesitas. 

Diukil dari hellodoktor.com, makanan yang kita konsumsi dalam kehidupan kita sehari-hari berkontribusi pada perkembangan tubuh.

Beberapa jenis makanan dapat merangsang peradangan dalam tubuh kita dan untuk mengurangi rasa sakit seperti yang di kutip dari hellodoktor, beberapa makanan harus dibatasi untuk dikonsumsi. Saran tentang cara mengurangi peradangan atau nyeri sendi dapat dipertimbangkan melalui jenis makanan yang harus dihindari seperti di bawah ini:

1. Gluten dan gandum

Kedua makanan ini menghasilkan respon inflamasi terutama bagi mereka yang tidak toleran terhadap gluten atau gandum. Usus bocor telah dikaitkan dengan nyeri sendi dalam banyak penelitian. Usus bocor adalah suatu kondisi di mana aliran darah dimasukkan oleh racun dan limbah melalui usus. Saat tubuh memperingatkan dirinya sendiri dan memulai respons imun, respons ini memicu peradangan yang memengaruhi area persendian. Beberapa pasien yang menderita rheumatoid arthritis yang tidak toleran dengan gluten tercatat dengan nyeri sendi yang lebih sedikit ketika mereka tidak mengkonsumsinya.

2. Produk susu

Produk susu mengandung sejenis protein yang disebut kasein yang mengiritasi jaringan di sekitar sendi dan menyebabkan peradangan muncul. Bagi mereka yang menderita radang sendi, alih-alih mendapatkan protein dari daging dan sumber susu, Anda bisa mendapatkan protein dari sayuran dan produk vegan seperti kacang, lentil, tahu, dan bayam.

3. Makanan berminyak

Makanan yang berminyak atau khususnya minyak jagung atau sumber makanan apa pun dengan asam lemak omega-6 dalam jumlah tinggi dapat memicu peradangan. Minyak lain yang terbuat dari biji seperti minyak bunga matahari, kanola, biji kapas dan biji anggur juga harus dihindari. Ini juga termasuk produk (makanan yang dipanggang dan makanan ringan) yang dihasilkan dari biji atau dengan asam lemak jumlah tinggi. (Wildan Aulia Nugraha)

Editor: Andri Ridwan Fauzi
dewanpers