web analytics
  

Venezuela Dijuluki Korea Utara di Amerika Selatan

Kamis, 14 Februari 2019 17:54 WIB Netizen Netizen
Netizen, Venezuela Dijuluki Korea Utara di Amerika Selatan, Venezuela, Korea Utara, Amerika Selatan, komunis, hasrat, perdagangan internasional,

Ilustrasi. (Pixabay)

Nasionalisme bisa didefinisikan sebagai penyerahan diri individu sepenuhnya kepada negara. Aplikasinya, bila invidu maju ke medan perang untuk membela kepentingan negara, jika warga Negara membayar pajak dengan baik dan benar atau bila seorang presiden bekerja keras demi kepentingan nasional maka itu sudah tergolong berjiwa nasionalisme.

Lebih jauh, ilmuwan Jerman, Dr. Friedrich Hertz, menyatakan, tindakan yang mengandung empat hal hasrat untuk mencapai kesatuan, hasrat untuk mencapai keaslian, hasrat untuk mencapai kemerdekaan, dan hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa dapat digolongkan tindakan yang berjiwa nasionalisme.

Dewasa ini tidak mudah bagi pemerintah merealisasikan jiwa nasionalisme sekalipun demi rakyat sebab berpotensi mengganggu kepentingan negara asing. Bila tak ada kompromi maka akan mengundang intervensi politik, ekonomi, bahkan militer.

Amerika Serikat merupakan negara asing yang paling banyak merasa terganggu kepentingan nasionalnya hingga terlibat konflik di mana-mana. Mulai dari Semenanjung Korea, Laut Cina Selatan, Asia Selatan, sampai Timur Tengah, bahkan sekarang Amerika Selatan khususnya Venezuela. Menlu-nya lebih banyak di luar negeri daripada di kantornya. Untung disediakan pesawat khusus Boeing C-32 atau Boeing 757-200 untuk versi sipil.

Mengapa Amerika Serikat terlibat begitu banyak konflik yang menghabiskan dana bahkan melenyapkan nyawa rakyatnya sendiri atau rakyat negara lain? Sekalipun hal itu mulai dikoreksi Donald Trump dengan meminta pemerintah negara-negara anggota NATO, Jepang, dan Korea Selatan turut menanggung biayanya.

Nilai-nilai nasionalisme Amerika Serikat terdiri atas demokrasi, hak-hak asasi manusia, kebebasan menyuarakan pendapat, kebebasan beragama, dan kebebasan berbisnis bahkan isu lingkungan hidup pernah mengemuka.

AYO BACA : Donald Trump Prioritaskan Kecerdasan Buatan

Sekalian nilai tersebut bersifat universal, tidak berdasarkan identitas budaya maupun etnis tertentu karena warga negara Amerika Serikat terdiri atas imigran dari seluruh dunia. Adapun penduduk asli, yang disebut suku Indian, dikucilkan. Mereka banyak tinggal di pueblo.

Berdasarkan nilai universal, Washington bisa mengklaim negara lain mengganggu kepentingan nasionalnya, bila mengesampingkan satu atau lebih nilai-nilai tersebut.

Tak jarang perbedaan pandangan berujung sanksi ekonomi, pengucilan secara politis lazimnya melalui keputusan Dewan Keamanan PBB atau melancarkan intervensi militer sampai rezim yang memerintah menyerah atau digulingkan.

Tentu saja motifnya tidak selalu mulia, melainkan ingin menciptakan dominasi agar dunia dalam genggamannya. Ini yang sering dikeluhkan banyak pihak karena mencerminkan arogansi. Mayoritas negara terpaksa mengikuti keinginan AS sembari mengingat, Kerajaan Romawi runtuh karena kebesaran.

Tekanan Kepada Venezuela

Kini, dunia menyaksikan apa yang akan dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela yang jauhnya 2.201 km karena dipisahkan Kuba, Jamaika, dan laut Karibia. AS mendukung Presiden interim Juan Guaido dan sudah meminta PBB bersidang dengan tujuan mendesak Venezuela menyelenggarakan pemilihan umum.

AYO BACA : Satu dari Tujuh Anak di Amerika Memiliki Gangguan Kesehatan Mental

Secara sepihak, Washington menyita aset bernilai jutaan dolar dari perusahaan minyak dan gas PDVSA Venezuela. Tujuan dari sanksi ini adalah mengubah perilaku, kata Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin yang menambahkan, ketika ada pengakuan bahwa perusahaan itu adalah milik penguasa yang sebenarnya, pemimpin sebenarnya, maka uang itu akan tersedia bagi Guaido.

Media dan analis berpengaruh mulai menyatakan Venezuela merupakan ancaman terhadap kepentingan nasional Amerika Serikat. Disebutkan, banyak pejabatnya terlibat dalam kejahatan internasional serta menggunakan aset negara termasuk perusahaan energi milik pemerintah mendukung penyelundupan narkotika dan pencucian uang.

Tambahan lagi, kehadiran Rusia dan Tiongkok mengkhawatirkan AS karena Venezuela memiliki sumber daya alam, termasuk uranium dan minyak bumi, serta melibatkan diri dalam kerja sama nuklir dan perdagangan senjata. Caracas memiliki pula hubungan ideologis dengan Kuba. Dalam konteks ini, Venezuela sudah mulai disamakan dengan Korea Utara.

Pada 2010, Presiden Hugo Chaves, ketika itu, menandatangani pembangunan reaktor nuklir dengan Moskow hingga dianggap berniat mempunyai senjata perusak massal. Tiongkok sudah memberi pinjaman dan berinvestasi lebih dari US$60 miliar serta melihat Venezuela merupakan pijakan strategis mengembangkan pengaruh di Amerika Selatan.

Amerika Serikat punya kepentingan sebab merupakan mitra dagang dan importir migas Venezuela. Ia tak ingin kepentingan politis, ekonomis, dan strategisnya terganggu. Tampaknya dukungan terhadap Guaido merupakan langkah awal pilihan tindakan berikutnya.

Menlu Rusia Sergei Lavrov telah mengingatkan supaya jangan ada intervensi militer terhadap sekutunya. Peringatan ini rupanya didasarkan juga kepada keberhasilan mempertahankan Presiden Syria Basher al Assad.

Farid Khalidi

AYO BACA : Trump Tetap tak Akui Kepemimpinan Presiden Maduro di Venezuela

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

terbaru

Bukan Jalan Belakang Factory

Netizen Kamis, 21 Januari 2021 | 11:41 WIB

Secara resmi, nama Jl Belakang Factory belum ditulis dalam buku Perubahan Nama Djalan-djalan di Bandung yang diterbitkan...

Netizen, Bukan Jalan Belakang Factory, Jl Belakang Factory,Sejarah Jl Belakang Factory.,Sejarah Jl Belakang Factory Kota Bandung,Sejarah Kota Bandung,T Bachtiar,Perubahan nama jalan di Bandung,Nama Jalan di Bandung Baheula

Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda

Netizen Rabu, 20 Januari 2021 | 15:21 WIB

Jalan Veteran Kota Bandung yang menyediakan berbagai macam sepeda dan segala perlengkapan pendukungnya.

Netizen, Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda, Jalan Veteran Bandung,Kawasan toko sepeda Jalan Veteran Bandung,Komunitas sepeda Jalan Veteran Bandung,toko sepeda di Bandung,Onderdil sepeda di Bandung

Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?

Netizen Selasa, 19 Januari 2021 | 12:47 WIB

Pemberian uang yang tidak terkonsep ini atau dapat dikatakan diberikan secara cuma-cuma, justru akan memberikan dampak y...

Netizen, Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?, Uang jajan dan dampaknya,Uang jajan,Makna uang jajan untuk anak,uang jajan sebagai imbalan,uang jajan sebagai hadiah,uang jajan sebagai kewajiban

Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata

Netizen Senin, 18 Januari 2021 | 09:59 WIB

Di kompleks situs prajurit Terakota,  di Xian, China terdapat satu bangunan permanen yang berwarna keabu-abuan.

Netizen, Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata, Toilet,pariwisata,sumber pendapatan

Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 13:31 WIB

Dalam khazanah Kesundaan khususnya warga Kota Bandung ada nama yang mengandung unsur tradisional tetapi memiliki kekhasa...

Netizen, Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren, asep,euis,nama sunda,nama khas Bandung,Sunda,Budaya Sunda,Paguyuban Asep Dunia,Kabar Netizen,Ayo Netizen

Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 11:55 WIB

Jikalau ada daerah yang dianggap sebagai kawasan ekonomi strategis di Kota Bandung, maka kawasan Jatayu layak dikedepank...

Netizen, Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati, pasar jatayu,kawasan ekonomi bandung,Berita Bandung,Kabar Netizen,Ayo Netizen,ekonomi Bandung,bisnis bandung

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 12:11 WIB

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen, Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru, telekonseling,Guru BK,Pandemi,Pembelajaran Jarak Jauh

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 11:50 WIB

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen, Wisata Belanja Pagi di Ciroyom, Pasar Ciroyom,Ciroyom

artikel terkait

dewanpers