web analytics

Bangun Jabar, Ridwan Kamil Rangkul Perusahaan

clockSelasa, 12 Februari 2019 20:04 WIB userDadi Haryadi
Umum - Regional, Bangun Jabar, Ridwan Kamil Rangkul Perusahaan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Corporate Social Responsibility (CSR),

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada kegiatan Corporate Communications, Social Responsibility, and Security Executive Forum Astra International, di Menara Astra, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). (Dok Humas Pemprov Jabar)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, merangkul perusahaan untuk mendukung program-program pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Itu dilakukan Emil, sapaan akrab Gubernur, demi hadirnya sinergis antara program Pemprov Jabar dengan program yang diselenggarakan perusahaan pada Corporate Social Responsibility (CSR).

Sebelum perusahaan mengucurkan CSR, ngobrol dulu ke Gubernur. Nanti Gubernur deteksi dulu ada masalah apa di Jabar, supaya jangan asal habis anggaran, tapi tidak efektif, kata Emil, panggilan akrabnya, pada kegiatan Corporate Communications, Social Responsibility, and Security Executive Forum Astra International, di Menara Astra, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Dijelaskan Emil, ajakannya kepada perusahaan menjadi perwujudan teori pentahelix. Emil menambahkan, terobosannya itu pun sejalan dengan era birokrasi dinamis yang tengah diterapkannya saat ini bahwa pembangunan tidak hanya harus dilakukan oleh Pemerintah.

Inilah teori membangun tidak harus dengan APBD, tetapi dengan teori pentahelix. ABGCM, yaitu Academy, Bussiness, Government, Community, dan Media, jelas Emil.

Selain itu, lanjut Emil, perusahaan, bahwa Jawa Barat merupakan provinsi besar yang diperebutkan dalam segala hal, baik itu dari sudut pandang bisnis maupun politik.

AYO BACA : Dorong Wirausaha Digital, Jabar Sekarang Punya Perda Kewirausahaan

60% bisnis berebut di Jawa Barat, dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa, katanya.

Jawa Barat menurutnya punya banyak keuntungan bagi para investor. Diantaranya dekat dengan Jakarta.

Maka saya mohon keadilan pajak-pajaknya sering kali ada di Jakarta, NPWP-nya di Jakarta, produksi di tanah, air, dan udara Jawa Barat, sambungnya.

Pun laju ekonomi di Jawa Barat, selalu bagus, rata- rata selalu diatas nasional setiap tahunnya. Akan tetapi angka gini rasio agak besar, sehingga terdapat  banyak ketimpangan. Sejahtera dinikmati kalangan menengah atas.

Satu Desa Satu Perusahaan, Desa Digital, adalah sejumlah program yang digulirkan demi mengurangi ketimpangan yang ada. Program tersebut salah satunya perlu didukung perusahaan lewat CSR-nya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Akan Bangun Taman Dilan


\nEmil Ingin Terapkan Teaching Factory

Selain itu, dalam pemanfaatan bonus demografi, Gubernur Emil berencana akan merombak kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tidak sejalan kebutuhan ekonomi saat ini. Bahkan, kata Emil, SMK menjadi salah satu penyumbang pengangguran terbesar di Jawa Barat.

Perombakan kurikulum SMK ini, bertujuan agar lulusannya bisa terserap kalangan industri atau perusahaan. Nantinya, kurikulum SMK di Jawa Barat akan dijadikan kemitraan dengan beberapa perusahaan penyedia lapangan pekerjaan.

SMK itu yang mengelola Provinsi seperti gaji guru, subsidi siswa dan lainnya, namun nantinya, Emil menjelaskan, SMK akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan untuk masalah kurikulumnya.

Nanti akan dijadikan kemitraan, jadi asetnya milik Pemprov, gurunya digaji Pemprov, anak-anaknya disubsidi Pemprov, tapi kurikulumnya nanti kurikulum Astra, nanti kurikulumnya kurikulum Indofood dan seterusnya, tutur Emil.

Dengan kekuatan Astra yang besar, mayoritas usahanya di Jawa Barat, agar di -match- kan dengan kami problemnya. Maka saya titip jangan sampai mereka (siswa-siswi SMK) mendapatkan ilmu untuk tidak bekerja, kata Emil.

Itulah kata Emil, yang pihaknya harapkan hadir, metode Teaching Factory (TEFA), merupakan suatu metoda pembelajaran yang berorientasi produksi dan bisnis. 

Dimana pembelajaran melalui TEFA adalah proses penguasaan keahlian atau keterampilan yang dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan produk atau jasa yang dipesan oleh konsumen.

AYO BACA : Ridwan Kamil: Masyarakat Harus Jadi Subjek Pembangunan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jual Surat Tes Antigen Palsu, Petugas Puskesmas di Indramayu Diciduk P...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 20:24 WIB

Seorang petugas di sebuah Puskesmas di Kabupaten Indramayu diciduk polisi. Ia ditangkap karena diduga memalsukan surat h...

Umum - Regional, Jual Surat Tes Antigen Palsu, Petugas Puskesmas di Indramayu Diciduk Polisi, Surat Tes Antigen Palsu,Polres Indramayu,Petugas Puskesmas di Indramayu

Polres Gandeng Ormas dan Mahasiswa Bagikan Bansos Beras

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 20:20 WIB

Polres Cianjur menggandeng elemen mahasiswa, ormas, dan tokoh agama dalam membagikan bantuan sosial beras kepada masyara...

Umum - Regional, Polres Gandeng Ormas dan Mahasiswa Bagikan Bansos Beras, Polres,Cianjur,Ormas,mahasiswa,Bansos Beras,terdampak Covid-19

Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 19:54 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menekankan inovasi dan kolaborasi pada HUT ke-389 Kabupaten Tasikmalaya, Seni...

Umum - Regional, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Pemda Prov Jabar,Inovasi dan Kolaborasi,HUT ke-389 Kabupaten Tasikmalaya

Purwakarta Terima 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 5.000 Dosis, Bupati Sebu...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 18:21 WIB

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menerima vaksinasi Covid-19 sebanyak 500 vial atau 5.000 dosis pada bulan ini.

Umum - Regional, Purwakarta Terima 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 5.000 Dosis, Bupati Sebut Tidak Cukup, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika,vaksin covid-19 Purwakarta,Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta

Bansos Beras Mulai Disalurkan ke 3.000 KPM Terdampak PPKM Level 3 di C...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 14:30 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur menyerahkan langsung bantuan sosial beras kepada enam kepala kelurahan dan lima kepala d...

Umum - Regional, Bansos Beras Mulai Disalurkan ke 3.000 KPM Terdampak PPKM Level 3 di Cianjur, Bansos beras Cianjur,Bansos PPKM Level 4 Cianjur,PPKM Level 4 Cianjur,Bansos Covid-19 Cianjur,Cianjur

BST Rp300 Kemensos Ditargetkan Selesai Didistribusikan Awal Agustus

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:32 WIB

Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk warga terdampak Covid-19 terus didistribu...

Umum - Regional, BST Rp300 Kemensos Ditargetkan Selesai Didistribusikan Awal Agustus, bst kemensos,bst kemensos cair,Bantuan Sosial Tunai (BST),KEMENSOS,Bantuan Covid-19

Hendak Jemput Pasien, Ambulans Tabrakan di Cianjur

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:32 WIB

Sebuah ambulans mengalami kecelakaan tunggal di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur. Tidak ada korban jiwa dala...

Umum - Regional, Hendak Jemput Pasien, Ambulans Tabrakan di Cianjur, Ambulans kecelakaan Cianjur,kecelakaan ambulans Cianjur,Cianjur,Informasi Kecelakaan Cianjur,kecelakaan Cianjur

Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 26 Juli 2021

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:05 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan peta zona risiko Covid-19 terbaru di Jawa Barat (Jabar), Senin, 26 J...

Umum - Regional, Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 26 Juli 2021, zona risiko covid-19 Jabar,Update zona covid-19 jabar,Zona Merah Covid-19,Zona Merah Covid-19 Jabar,zona merah jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up