web analytics
  

Bobotoh Kecewa Tak Bisa Saksikan Persib vs Persiwa di GBLA

Minggu, 3 Februari 2019 13:52 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Bobotoh Kecewa Tak Bisa Saksikan Persib vs Persiwa di GBLA, Bobotoh persib,persib vs persiwa,persib bandung,viking

Ilustrasi bobotoh

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung tidak bisa menggunakan stadion Gelora Bandung Lautan Api, (GBLA) untuk menjamu Persiwa Wamena. Atas tidak turunnya izin tersebut, Persib terpaksa harus menunda laga "pulang kampungnya" di babak 32 besar Piala Indonesia tersebut.

Pentolan Viking Persib Club (VPC), Dadan Gareng mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Pasalnya sudah sejak lama pendukung Persib, suporter Persib alias bbobotoh menantikan laga kandang Persib di Bandung.

"Pasti bobotoh sangat kecewa. Soalnya udah pada kangen Persib dan ini lagi ditentukan bagian homenya," ungkap Dadang, Minggu (3/1/2019).

Tidak dapat dipungkiri, banyak bobotoh yang sengaja meluangkan waktunya untuk bisa menyaksikan laga digelar Senin (4/1/2019) mendatang. Bahkan tidak sedikit bobotoh dari luar Kota Bandung yang sudah menyiapkan paket perjalanan untuk menyaksikan klub kesayangannya itu.

"Tentu sangat kecewa tapi secara situasional ini juga membahayakan buat bobotoh ya apa boleh buat," lanjut Dadang.

Namun Dadang menyebut, bobotoh harus memahami keputusan tersebut. Dia menilai, lebih baik tidak memaksakan kehendak dibandingkan akibat fatal dari penurunan konstruksi GBLA.

"Kita mengikuti aturan daripada nanti ada yang cilaka gimana-gimananya. Kita harus tahu. Istilahnya bobotoh harus paham dengan situasi ini. Jangan memaksakan," sambungnya.

Meski demikian, Dadang meminta Polrestabes Bandung untuk merekomendasikan Polres Bandung agar dapat memberikan izin untuk menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH). Lantaran menurutnya, Stadion SJH layak untuk digunakan menggantikan GBLA.

"Kalau terus terusan gak tepat jadwal ya ga baik juga. Buat liga buat ke depannya. Diimbau juga buat panpel, buat kapolrestabes, kalau bisa di Jalak daripada tidak jadi nanti Wamena keberatan kita bisa WO. Diusahakanlah buat panpel," ujarnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers