web analytics
  

Yayan: Elih Tanamkan Fondasi Pendidikan Kota Bandung

Selasa, 29 Januari 2019 13:13 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Yayan: Elih Tanamkan Fondasi Pendidikan Kota Bandung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana, kadisdik kota bandung, UPI, Yayan A. Brillyana,

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana. (Eneng Reni/ayobandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Yayan A. Brillyana menjelaskan, pada tahun 2014 lalu Wali Kota Bandung meminta izin kepada Universitas Pendidikan Indonesia agar Elih Sudiapermana dapat menduduki jabatan struktural di Pemkot Bandung. 

“Pemkot Bandung waktu itu meminta bantuan ke UPI untuk penempatan kadis (kepala dinas). Karena Disdik ini spesial. Pejabatnya harus yang mengerti pendidikan. Saat itu kami akan mereformasi dunia pendidikan,” ungkapnya, Selasa (29/1/2019), seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com

Dengan kepemimpinan Elih, menurut Yayan, pola pendidikan Kota Bandung menjadi role model di tingkat nasional, terutama dalam kaitannya dengan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

AYO BACA : Sekolah Dianggap Jadi Unit Usaha, Disdik Kota Bandung Terkejut

Selain itu, pria berusia 57 tahun tersebut sukses menerapkan sistem PPDB daring, tidak ada lagi sekolah favorit melalui penyebaran guru profesional. 

“Pak Elih telah menanamkan fondasi yang kuat dalam pendidikan di Kota Bandung. Beliau pun menanamkan sistem integritas sehingga tidak ada lagi pungutan liar. Pak Eli sudah menenamkan itu selama lima tahun ke belakang,” tuturnya.  

Selama kepemimpinannya, Elih berhasil menorehkan berbagai prestasi sehingga Kota Bandung meraih penghargaan tingkat nasional seperti Anugerah Ki Hajar untuk kepedulian, komitmen dan dedikasinya dalam pendayagunaan pengembangan TIK pendidikan, dan Kawastara Pawitra yang merupakan penghargaan untuk pemerintah daerah yang dianggap peduli terhadap program pelatihan kepala sekolah.

AYO BACA : Disdik Kota Bandung Minta Yayasan Swasta Siapkan Kader Kepala Sekolah

Yayan menyebutkan, Elih dikembalikan ke institusi asalnya melalui SK Wali Kota Bandung nomor 880/278-BKPP/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang pemberhentian Jabatan Tinggi Pratama Dinas Pendidikan Kota Bandung. Tepat setelah lima tahun lalu, yakni 28 Januari 2014 dosen pendidikan luar sekolah itu dilantik jadi Kepala Dinas Pendidikan. 

“Sekarang dikembalikan ke institusinya (UPI), sebagaimana amanat UU Nomor 5 tahun 2014 karena masa jabatan pimpinan tinggi maksimal lima tahun. Pak Elih selesai bertugas di saat Pemkot Bandung sudah mempunyai fondasi yang bagus yang diciptakan beliau. Bukan berarti tidak terpakai, justru sebaliknya,” ungkap Yayan.

“Kami kembalikan lagi ke UPI dengan ungkapan terima kasih sebanyak-banyaknya yang disampaikan Pak Wali Kota Bandung atas dedikasi yang diberikan kepada Pemkot Bandung khususnya dunia pndidikan selama lima tahun terakhir ini,” lanjutnya. 

Yayan menjelaskan, Pemkot Bandung akan berupaya untuk melanjutkan fondasi kuat yang telah ditanamkan Elih yang selama ini sudah menciptakan kader andal. 

Yayan menambahkan, pengembalian itu bukan karena citra negatif. Sebaliknya, justru merupakan citra yang positif.

“Pak Elih dikembalikan hanya karena amanat undang-undang dan tidak bisa selamanya. Beliau juga harus mengembangkan kariernya sebagai dosen. Dulu pun ada pak Koswara yang menjadi Inspektur Kota Bandung yang berasal dari BPKP bertugas untuk membenahi inspektorat dan kemudian dikembalikan,” bebernya.

AYO BACA : Elih Sudiapermana Berhenti dari Jabatan Kadisdik Kota Bandung

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers