web analytics
  

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Akhir Januari, Ini Alasannya

Selasa, 22 Januari 2019 15:55 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Akhir Januari, Ini Alasannya, bmkg,cuaca akhir januari,cuaca ekstrem,cuaca bandung

Ilustrasi cuaca ekstrem. (maxpixel)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika melanjutkan imbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya 16 Januari 2019, agar masyarakat tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

“Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019,” kata Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo melalui keterangan resmi, Selasa (22/1/2019).

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Jawa, Kalimantan, Bali, NTB hingga NTT. 

Bersamaan dengan itu, masih kuatnya monsun dingin Asia beserta hangatnya suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.

Dari pantuan pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir memanjang dari wilayah Sumatera bagia Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT.

AYO BACA : Ini Penjelasan Tsunami di Selat Sunda Menurut BMKG

Secara khusus, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta tengah memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. 

Salah satu bibit siklon yang saat ini berada di Laut Timor (94S) berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam 3 hari ke depan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai diatas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” jelas Mulyono.

Dia menyampaikan secara rinci wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 23 – 26 Januari 2019, antara lain: 1. Aceh; 2. Lampung; 3. Banten; 4. DKI Jakarta; 5. Jawa Barat; 6. Jawa Tengah; 7. DI Yogyakarta; 8. Jawa Timur; 9. Bali; 10. NTB; 11. NTT; 12. Kalimantan Utara; 13. Sulawesi Selatan; 14. Sulawesi Tenggara; 15. Papua Barat; dan 16, Papua.

Sedangkan wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 – 30 Januari  2019, antara lain: 1. Sumatera Selatan; 2. Bangka Belitung; 3. Bengkulu; 4. Lampung; 5. Banten; 6. DKI Jakarta; 7. Jawa Barat; 8. Jawa Tengah; 9. DI Yogyakarta; 10. Jawa Timur; 11. Bali; 12. NTB; 13. NTT; 14. Kalimantan Timur; 15. Kalimantan Utara; 16. Sulawesi Selatan; 17. Sulawesi Tengara; 18. Maluku; 19. Papua Barat; dan 20. Papua.

Tidak hanya hujan lebat, dia meminta nelayan mewaspadai potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4,0 meter.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada akhir Januari 2019 ini,” kata Mulyono seraya menambahkan, dampak dimaksud meliputi  potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

AYO BACA : BMKG: Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:56 WIB

Total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.024.298 infeksi. Kasus positif terus bertambah signifikan pasca dua p...

Umum - Nasional, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis, Tempat Tidur Pasien Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pasien Covid-19 di RS

Sebulan Jadi Menkes, Budi Gunadi: Berat Seperti Kerja 10 Tahun

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:01 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perasaannya setelah genap satu bulan ditunjuk Presiden Joko Widodo m...

Umum - Nasional, Sebulan Jadi Menkes, Budi Gunadi: Berat Seperti Kerja 10 Tahun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,Pandemi Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:10 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih mengajak kaum ibu tidak takut disuntik...

Umum - Nasional, IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Vaksinasi Covid-19,Disuntik Vaksin Covid-19

Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sak...

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:45 WIB

Pemerintah telah memastikan bahwa biaya pengobatan pasien Covid-19 di rumah sakit akan ditanggung. Pasien bisa mengajuka...

Umum - Nasional, Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit , Biaya Pengobatan Covid-19,Pasien Covid-19 di Rumah Sakit,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Satgas Penanganan Covid-19

Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:35 WIB

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi telah mengeluarkan awan panas g...

Umum - Nasional, Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif, Gunung Merapi,gunung merapi erupsi

Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 18:42 WIB

BMKG mengumumkan gempa dengan magnitudo 5,4 melanda wilayah Lampung, Rabu (27/1/2021). Lokasi gempa tidak berada di dara...

Umum - Nasional, Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore, Lampung Gempa,BMKG

Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:17 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 11.948 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Rabu...

Umum - Nasional, Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19, COVID-19,Data Covid-19,data corona nasional,Data Corona hari ini,corona

Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:03 WIB

Rencana pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi perusahaan swasta melakukan vaksinasi terhadap karyawannya menimbulk...

Umum - Nasional, Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona,vaksin corona swasta,Vaksin Covid-19 swasta

artikel terkait

dewanpers