web analytics
  

Puting Beliung Rancaekek: Warga Mulai Perbaiki Rumah

Sabtu, 12 Januari 2019 13:02 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Bandung, Puting Beliung Rancaekek: Warga Mulai Perbaiki Rumah, Puting beliung,rancaekek

Sejumlah warga dibantu petugas gabungan mulai membersihkan puing-puing bangunan rumah, Sabtu (12/1/2019).(Faqih)

RANCAEKEK, AYOBANDUNG.COM--Sejumlah warga dibantu petugas gabungan mulai membersihkan puing-puing bangunan rumah, Sabtu (12/1/2019). Warga berharap pemerintah bisa membantu terkait perbaikan rumah.

Salah seorang warga Komplek Rancaekek Permai II, Beben (43) mengatakan akibat peristiwa terjangan angin puting beliung yang terjadi kemarin sore bagian atap dan beberapa bagian rumahnya rusak. Sehingga banyak perabotan rumah tangga dan elektronik rusak terkena air hujan. 

"Kerusakan rumah saya dari atap sama genting,  terus ada beberapa bagian lainnya yang kena terjangan," ujarnya kepada Ayobandung.com, Sabtu (12/1/2019).

Ketika kejadian angin puting beliung berlangsung, sambung dia, tidak mengatahui secara jelas karena sedang di luar rumah. Namun menurut warga, ketika angin puting beliung datang banyak warga yang lari berhamburan mencari tempat yang aman untuk berlindung. 

"Jadi angin puting beliung dulu, lalu hujan besar. Pas kejadian katanya warga-warga yang sedang di rumah banyak yang lari keluar nyari tempat aman," terangnya.

Dia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan untuk memperbaiki bagian rumahnya yang rusak. Diakuinya hingga kini sudah ada pendataan oleh petugas guna mengetahui tingkat kerusakannya. 

"Kalau bantu untuk makanan dan lainnya sudah disediakan di posko darurat. Tadi juga ada yang minta KK untuk didata, harapannya ada bantuan perbaikan," katanya.

Sementara itu, warga Blok B Rancaekek Permai, Kusworo menyebutkan hampir sebagian besar bagian atap rumah hancur terkena angin puting beliung. Dia pun, kini bersama beberapa warga dan petugas tengah membersihkan puing-puing rumah. 

"Saya pas kejadian lagi ada di sini.  Tiba-tiba dikabari rumah kena angin gitu. Sekarang lagi diberesin rusak-rusaknya," pungkasnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers