web analytics
  

Serahkan Bibit Kentang, Mentan: Harus Tumpang Sari

Kamis, 10 Januari 2019 18:56 WIB Mildan Abdalloh

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (kanan). (Mildan Abdalloh/ayobandung).

KERTASARI, AYOBANDUNG.COM--Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan bibit kopi dan kentang kepada masyarakat Kertasari Kabupaten Bandung.

Amran mengatakan, pemberian bibit tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di hulu Sungai Citarum.

"Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani. Makanya bantuan yang diberikan sesuai dengan karakteristik daerah," tutur Amran saat memberikan bantuan bibit di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Kamis (10/1/2019).

Kecamatan Kertasari merupakan daerah penghasil sayuran dan kopi. Namun di sisi lain, pertanian sayuran kerap dianggap menjadi masalah karena disebut sebagai penyebab sendimentasi bagi sungai Citarum.

"Harus dilakukan tumpang sari. (Pertanian sayuran) itu jangka pendek, jangka panjangnya kopi," ujarnya.

Kopi merupakan tanaman jangka panjang yang bisa lebih menguntungkan dibanding dengan sayuran. Namun, kopi tidak bisa dipanen dalam waktu dekat, sehingga pihaknya memberikan bantuan secara paralel, yakni kopi dan kentang.

"Harus ditanam paralel. Ditanam di sela-sela tanaman keras," tegasnya.

Bupati Bandung, Dadang M Naser menyatakan, kedepan masyarakat petani Kertasari bisa beralih dari pertanian sayuran menjadi pertanian keras.

"Harus mulai alih komoditi, jangan terlalu mengandalkan sayuran," katanya.

Hal tersebut, dilakukan supaya kondisi alam di kertasari bisa lebih baik lagi. Sendimentasi yang diakibatkan pertanian sayuran, bisa diminimalisasi.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

artikel lainnya

dewanpers