web analytics
  

Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

Selasa, 8 Januari 2019 10:52 WIB M. Naufal Hafizh

Megan Moss Johnson. (Instagram Nathan Jonshon)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Orang yang mendapatkan kesempatan hidup kali kedua menyadari nilai kehidupan yang sebenarnya. Sama halnya dengan yang dialami Megan Moss Johnson.

Megan adalah perempuan yang pernah menerima transplantasi jantung saat muda. Beberapa tahun kemudian dia menikah dan melahirkan anak. Beberapa jam kemudian dia meninggal. Meski begitu, dia tercatat sebagai donor. Dia telah menyumbangkan dua matanya untuk dua orang buta, dan atau menyelamatkan 50 nyawa setelah kematiannya.

Berikut rangkuman kisah hidup Megan seperti dilansir dari Boldsky, Selasa (8/1/2019).

Dia memulai hidup dengan sulit

Ketika berusia 15 tahun, Megan didiagnosis mengalami miokarditis atau peradangan otot jantung. Tak lama, dia menemukan donor yang menyelamatkan hidupnya.

Sejak itu dia memutuskan untuk menjadi donor

Setelah mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup, Megan sudah yakin untuk menjadi donor. Dia memutuskan untuk menyumbangkan organnya sendiri yang dapat digunakan untuk menyelamatkan banyak nyawa.

AYO BACA : Luar Biasa, Ini Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

Dia memiliki kehidupan yang indah

Beranjak dewasa, Megan menikah dengan musisi bernama Nathan Johnson. Hidup mereka sempurna. Kehamilannya pun sehat.

Segalanya berubah setelah dia melahirkan

Pada hari Megan melahirkan bayi pertamanya Eilee Kate, pasangan itu bahagia. Namun, sayangnya, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Hanya delapan jam setelah dia melahirkan bayi perempuan, Megan meninggal.

Organ-organnya disumbangkan

Karena Megan adalah donor terdaftar, matanya disumbangkan untuk membantu dua orang buta, dan organ-organ lainnya sudah diniatkan untuk disumbangkan kepada orang lain, sehingga akan membantu menyelamatkan lebih dari 50 nyawa.

Meskipun hidupnya singkat, Megan mengajarkan dunia bagaimana memberi kembali kepada dunia sebelum mati.

AYO BACA : Taman Inklusi "di Mata" Tunanetra

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers