web analytics
  

Mentan Minta Petani Jaga Produktivitas dan Kualitas Pertanian

Jumat, 4 Januari 2019 22:14 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi: Seorang petani menggarap sawah miliknya meggunakan traktor di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (20/11/2018). (Irfan Alfaritsi)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM-- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta petani menjaga produktivitas dan kualitas hasil Pertanian

Andi mengatakan, hasil bumi merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki Indonesia, mengingat saat ini produktivitas hasil bumi cukup tingg. Dengan demikian,  peluang untuk melakukan ekspor cukup besar.

"Kedepan, produktivitas yang meningkat ini diharapkan selain bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga lebih berkualitas dan berdaya saing di pasar internasional," tutur Amran di Banjaran Kabupaten Bandung, Jumat (4/1/2019).

Produktivitas dan kualitas yang bagus, bisa didapat dengan benih unggul, juga penerapan teknologi baik saat produksi hingga deliveri, termasuk armada angkut dengan alat pendingin dengan kapasitas besar.

Kementan sudah melakukan banyak hal dalam meningkatkan produksi Pertanian, diantaranya membagikan alat mesin Pertanian naik hingga 1.500 persen, mengalakkan inovasi dengan memberi insentif bagi peneliti, dan program bantuan produktif lainnya.

"Bahkan selama 4 tahun sudah 16 triliun dilakukan refocusing anggaran untuk prioritaskan petani," ucapnya.

Amran melanjutkan, perusahaan eksportir juga sangat penting dalam mendorong kesejahteraan petani, karena kelompok tani atau gabungan kelompok tani (gapoktan) dilibatkan sejak awal dalam proses produksi, dan diperkenalkan dengan pentingnya kontrol kualitas melalui praktik Pertanian yang baik mulai dari produksi, manajemen, hingga kelembagaan yang efektif.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

artikel lainnya

dewanpers