web analytics
  

Kemenperin Sebut Making Indonesia 4.0 Kunci Daya Saing di Era Digital

Rabu, 2 Januari 2019 01:19 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Kemenperin Sebut Making Indonesia 4.0 Kunci Daya Saing di Era Digital, Making indonesia 4.0,menperin

Menperin Airlangga Hartarto dan Presiden Jokowi

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dan arah yang jelas dalam pengembangan industri nasional ke depan, terutama kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0. Langkah strategis ini menjadi agenda nasional untuk diimplementasikan secara kolaborasi dan sinergi di antara pemangku kepentingan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif.

 

“Jadi, visi pembangunan industri memang harus bersifat jangka panjang. Di dalam Making Indonesia 4.0, aspirasi besarnya adalah mewujudkan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (1/1).

 

Menperin mengemukakan, peta jalan tersebut mampu merevitalisasi industri manufaktur nasional agar lebih berdaya saing global di era digital. Adapun lima sektor yang telah dipilih dan mendapat prioritas pengembangan untuk menjadi pionir dalam penerapan revolusi industri 4.0, yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronika.

 

“Kelima sektor tersebut dipilih berdasarkan hasil studi, karena dari lima sektor itu mampu memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 60 persen dan 60 persen tenaga kerja di industri dari lima sektor tersebut. Bahkan, kalau kita berbicara global product, 60 persen yang beredar di dunia adalah produk dari lima sektor itu,” paparnya.

 

Namun demikian, menurut Airlangga, sektor industri lainnya bukan berarti tidak berperan penting. Penerapan industri 4.0 tidak akan meninggalkan sektor yang saat ini masih menggunakan teknologi di era industri 1.0-3.0.

 

“Misalnya industri tenun yang memakai ATBM atau industri batik dengan canting. Terhadap sektor tersebut, pemerintah berkomitmen untuk memproteksi, seperti investor asing tidak boleh masuk di situ atau masuk daftar negatif investasi,” jelasnya.

 

Menperin menambahkan, implementasi industri 4.0 diyakini meningkatkan produktivitas dan kualitas secara lebih mudah dan maksimal. “Namun, seiring dengan kita mendorong ke arah teknologi industri 4.0, kita harus juga membangun devicenetwork, dan application (DNA) di dalam negeri,” tegasnya. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi pembangunan Digital Capability Center (DCC).

 

“Jadi, mereka yang belum menerapkan atau bagi sektor industri kecil dan menengah (IKM), mereka bisa memanfaatkan DCC. Kami menargetkan satu atau dua pusat inovasi tersebut telah terbangun sebelum April tahun 2019,” ungkap Airlangga. Lebih lanjut, Kemenperin telah menunjuk proyek percontohan (lighthouse industry) bagi lima sektor unggulan yang ditetapkan di dalam Making Indonesia 4.0.

 

Beberapa perusahaan yang sudah menjadi percontohan dalam implementasi industri 4.0, di antaranya PT Schneider ElectricManufacturing di sektor industri elektronika, PT Chandra Asri Petrochemical di industri kimia, PT Mayora Indah Tbk di industri makanan dan minuman, Sritex di industri tekstil dan pakaian, serta PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di industri otomotif. “Di beberapa industri tersebut sudah diaplikasikan artificial intelligence (AI) dan digitalisasi,” imbuhnya.

 

Sementara itu, berdasarkan sasaran dari Making Indonesia 4.0, Indonesia akan menjadi lima besar eksportir untuk industri makanan dan minuman di tingkat global pada tahun 2030. Di periode yang sama, Indonesia sebagai produsentekstil dan pakaian yang masuk dalam jajaran lima besar dunia.

 

Selanjutnya, industri otomotif di Indonesia ditargetkan sudah memproduksi kendaraan listrik dan melakukan ekspor ke negara berkembang. Kemudian, Indonesia mampu membangun kemampuan industri elektronika lokal untuk manufaktur komponen lanjutan. Dan, di industri kimia, Indonesia dibidik menjadi produsen biofuel dan bioplastic yang masuk lima besar dunia pada tahun 2030.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:40 WIB

Sebuah video yang disebut-sebut menampilkan mobil sultan berlapis emas dan berlian mendadak viral. Salah satunya dibagi...

Umum - Nasional, Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!, mobil berlapis emas,mobil berlapis emas pak haji,video mobil berlapis emas,mobil berlapis berlian,mobil emas pak haji

CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk...

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:13 WIB

Sebuah unggahan di Facebook menampilkan desain gambar masjid disertai narasi “Mewah, Inilah Desain Masjid Hadiah Pangera...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo, Cek Fakta,Cek Fakta Kardun Dilarang Salat,Masjid Pangeran Arab,Masjid Pangeran Arab di Solo

Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:08 WIB

Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 13 akhirnya dimulai pada pukul 12.00 WIB, Kamis (4/3/2021).

Umum - Nasional, Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang, pembukaan prakerja gelombang 13,Waktu Pembukaan Prakerja Gelombang 13,Prakerja gelombang 13,pendaftaran kartu prakerja gelombang 13,Program Kartu Prakerja

B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:21 WIB

Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama memantau mutasi Covid-19 B117 yang ditemukan dari...

Umum - Nasional, B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR, Corona B117,B117,virus corona B117,virus corona B117 Karawang,Virus Corona B117 di jabar

Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:15 WIB

Program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat sudah dimulai sejak bulan lalu. Setelah menerima vaksinasi dosis pertama at...

Umum - Nasional, Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!, Sertifikat Vaksin,Sertifikat Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksinasi

Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:35 WIB

Jagad media sosial dihebohkan video seorang wanita yang menunjukkan kendaraan berpelat nomor dinas Mabes TNI. Wanita ter...

Umum - Nasional, Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen , plat bodong tni,klarifikasi plat bodong tni,tiktok plat bodong tni,video plat bodong tni

Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:29 WIB

Warga Negara Indonesia yang mendapat pesan singkat atau SMS dari Kementerian Kesehatan terkait undangan melakukan vaksin...

Umum - Nasional, Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!, sms vaksin,sms vaksin palsu,ciri sms vaksin asli,sms vaksin asli,undangan sms vaksin,sms vaksin masyarakat

Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:18 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan kebijakan untuk mengembangkan pas...

Umum - Nasional, Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri, Jokowi,Jokowi benci produk luar negeri,Produk luar negeri,Cinta Produk Dalam Negeri,Produk Dalam Negeri,benci produk asing,jokowi benci produk asing,benci produk asing jokowi,benci produk luar negeri,kenapa jokowi benci produk asing
dewanpers