web analytics
  

Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

Minggu, 30 Desember 2018 14:45 WIB M. Naufal Hafizh

Phyllis Ponting, nenek berusia 99 tahun, yang baru menerima surat cinta dari mantan tunangannya 77 tahun setelah ia hilang dalam Perang Dunia II. (SWNS)

LONDON, AYOBANDUNG.COM--Phyllis Ponting, seorang nenek berusia 99 tahun, baru menerima surat cinta dari mantan tunangannya 77 tahun setelah ia hilang dalam Perang Dunia II.

Surat itu diambil dari dasar Samudra Atlantik, tempat kapal kargo yang mengangkutnya diperkirakan tenggelam pada tahun 1941.

Pesan terakhir yang dikirimkan Ponting kepada tunangannya, Bill Walker, yang bekerja untuk Resimen Wiltshire di India, yaitu dia menerima lamaran pernikahannya. Namun, karena lambatnya tanggapan, Ponting berpikir mantan tunangannya telah berubah pikiran untuk tidak menikahinya.

AYO BACA : Peneliti Ungkap 10 Alasan Utama Seseorang Jatuh Cinta

Dalam surat itu, Walker menulis bahwa dia "menangis bahagia" setelah lamarannya diterima.

"Saya berharap kamu ada di sana ketika saya membuka (kabar penerimaan darimu)," tulis Walker, seperti dinukil dari The Independent, Minggu (30/12/2018).

Sampai hari ini, Ponting tidak tahu Walker selamat dari Perang atau tidak. Karena kabar yang tidak jelas, Ponting akhirnya menikah dengan pria bernama Jim Holloway. Mereka dikaruniai empat anak. Dari empat anak itu, mereka memiliki empat cucu dan tujuh cicit.

AYO BACA : Nenek Tua 96 Tahun Jadi Vokalis Band Metal

Holloway meninggal beberapa tahun kemudian dan Ponting sekarang menikah dengan Reginald Ponting.

"Saya tidak berpikir Bill bisa selamat dari perang. Jika selamat, dia akan langsung datang ke alamat saya di Roseland Avenue," katanya, lalu menjelaskan betapa hidupnya akan berbeda jika dia menerima surat itu 77 tahun lalu, dia menegaskan akan memilih Walker.

Jika itu terjadi, Ponting mengatakan, "Kami akan menikah karena dia sangat mencintaiku."

Surat Walker diselamatkan oleh para arkeolog kelautan yang mencari perak. Namun, mereka justru menemukan ratusan surat pribadi yang sekarang dipamerkan dalam pameran Voices from the Deep yang berlangsung di Museum Pos di London sejak 29 Maret 2018 sampai 13 Januari 2019.

Dari siaran BBC’s The One Show, diketahui bahwa kata "Phyll" dalam surat merujuk kepada Phyllis Ponting. Ponting lalu diberikan salinan surat tersebut agar dia bisa menyimpannya untuk dirinya sendiri.

AYO BACA : Viral! Rumah Seorang Nenek di Kabupaten Bandung Nyaris Ambruk

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers