web analytics
  

Basarnas Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Sabtu, 29 Desember 2018 13:52 WIB Fathia Uqimul Haq
Umum - Nasional, Basarnas Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda, Basarnas, bantuan korban tsunami, Tsunami Selat Sunda

Basarnas menyalurkan bantuan kepada korban keganasan laut di Desa Taman Jaya Kecamatan Sumur Pandeglang, Jumat (28/12/2018) (Dok. Basarnas)

BANTEN, AYOBANDUNG.COM--Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)  menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban tsunami di Desa Taman Jaya Kecamatan Sumur Pandeglang, Jumat (28/12/2018). Desa Taman Jaya merupakan salah satu lokasi terdampak yang cukup parah.

Berdasarkan data yang diterima Basarnas, sebanyak 617 kepala keluarga menjadi korban dan  tengah mengungsi di rumah-rumah warga yang aman dari terjangan tsunami. 

Bantuan diberikan secara langsung oleh Direktur Operasi Basarnas Brigjen Budi Purnama kepada Lurah setempat. Adapun bantuan tersebut berupa  bahan makanan dan pakaian layak pakai yang dikumpulkan oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Basarnas

Ini adalah upaya yang dilakukan ibu-ibu Dharma Wanita Pusat Basarnas yang diketahui oleh Ibu Luly Syaugi dengan harapan perhatian dan bantuan ini dapat meringankan beban, ujar Budi. 

Kendati tidak mampu membiayai seluruh kesulitan di  daerah yang terkena bencana, Basarnas di tengah evakuasi masih mampu memberikan bantuan supaya langsung dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. 

Pemberian bantuan ini sengaja kita datang jauh-jauh ke Taman Jaya Ujung Kulon agar langsung disampaikan ke masyarakat, katanya. 

Sementara itu, Budi mengatakan pencarian masih dilanjutkan karena terdapat penemuan  satu korban di pesisir pantai PLTU Labuan. Sehingga Basarnas menambah tiga hari operasi pencarian yang sudah masuk hari ke delapan ini.

Diinstruksikan oleh Kepala Badan untuk melanjutkan operasi karena masih kita temukan satu korban. Dalam teknis Basarnas ini di bawah leading sektor BNPB untuk melaksanakan tugas evakuasi korban di tiga hari tanggap darurat pertama hingga hari ketujuh, ucapnya. 

Sampai pada 28 Desember 2018,  Basarnas bersama tim gabungan lainnya sudah mengevakuasi korban meninggal sebanyak 425 orang.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

artikel terkait

dewanpers