web analytics
  

Gakumdu Tangani Kasus Dugaan Kampanye Bupati dan Kadisdik KBB

Jumat, 28 Desember 2018 16:05 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Gakumdu Tangani Kasus Dugaan Kampanye Bupati dan Kadisdik KBB, Video viral Aa Umbara, Kampanye Aa Umbara, Kadisdik KBB

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara dan Istri. (Mildan Abdalloh/ayobandung)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung Barat telah melakukan rapat pleno terkait laporan dugaan kampanye yang dilakukan oleh Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan setempat.

Komisioner Bawaslu KBB Ai Wildani mengatakan, laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso telah memenuhi syarat formil dan materil.

"Laporan sudah kami tindaklanjuti dengan melakukan rapat pleno tadi malam," tutur Ai, Jumat (28/12/2018).

Berdasarkan hasil rapat pleno Bawaslu KBB, dugaan pelanggaran pidana pemilu Bupati dan Kadisdik KBB tersebut sudah diregistrasi dan dilanjutkan dibahas oleh Sentra Gakumdu.

"Sentra Gakumdu mempunyai waktu 14 hari kerja untuk menyelesaikan dugaan pelanggaran pidana pemilu ini," ujarnya.

Selanjutnya, kata Ai, Sentra Gakumdu yang terdiri atas Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan akan melakukan kajian terhadap laporan tersebut.

"Pembahasan pertama Sentra Gakumdu adalah menemukan ada atau tidaknya unsur pidana pemilu dalam laporan yang disangkakan," terangnya.

Jika ditemukan ada unsur pidana pemilu, lanjut Ai, maka Sentra Gakumdu akan memanggil beberapa pihak, baik pelapor, saksi pelapor, dan saksi lain jika dianggap perlu.

"Terlapor juga akan dimintai klarifikasinya," ucapnya.

Apabila hasil kajian Sentra Gakumdu diketahui terdapat dugaan pelanggaran pidana pemilu, kasus akan dilanjutkan untuk menentukan pasal yang dilanggar dan kemudian dilanjutkan ke proses penuntutan.

Aa Umbara dan Imam Santoso dilaporkan oleh warga Batujajar berinisial MR karena diduga menggiring guru honorer untuk memilih calon anggota legislatif. Laporan dilakukan kepada Bawaslu KBB pada 26 Desember.

Pelapor membawa alat bukti berupa rekaman video yang menunjukkan Aa Umbara meminta guru honorer untuk memilih dua anaknya yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan DPRD Jawa Barat. Sementara itu, Imam Santoso turut dalam acara tersebut dan menegaskan pernyataan Aa untuk memilih dua anak Aa Umbara.

Editor: Andri Ridwan Fauzi
dewanpers