web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Atalia Kamil Kenalkan Sekoper Cinta pada Sekolah Perempuan se-Indonesia

Rabu, 19 Desember 2018 02:00 WIB Nur Khansa Ranawati

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat sekaligus Ambasador Sekoper Cinta, Atalia Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Sekolah Perempuan merupakan salah satu model pemberdayaan perempuan, dengan mengembangkan leadership dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan inklusif. Hasil inisiasi oleh Institut KAPAL Perempuan yang bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat sekaligus Ambasador Sekoper Cinta, Atalia Kamil menghadiri dan menjadi pembicara pada Seminar Sekolah Perempuan dan dibuka oleh Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Indra Gunawan, pada Selasa (18/12/2018). Menurutnya, kehadiran Sekolah Perempuan merupakan jawaban terkait permasalahan perempuan di masyarakat dengan mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

"Diharapkan seminar ini menjadi model-model yang akan dikembangkan pemerintah, masyarakat dan lembaga masyarakat sebagai upaya strategis pembangunan jangka menengah tahun 2020 - 2024 bagi Kementerian KPPA RI," ungkapnya, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com.

AYO BACA : Tekan Angka Perceraian dan KDRT, Gubernur Emil Luncurkan Sekoper Cinta

Di Jawa Barat sendiri, telah diluncurkan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Minggu (16/12/2018). Di hadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, pada rangkaian Peringatan Hari Ibu Tingkat Nasional.

Dia mengatakan inisiasi Sekoper Cinta berawal dari kegelisahan akan isu human trafficking, kekerasan, pernikahan anak, perceraian karena ekonomi, stunting dan angka kematian Ibu.

"Karena di Jawa Barat masih rentan akan kondisi modern dan tidak modern, kaya dan miskin serta pelosok dan perkotaan. Itu sangat jauh sekali," paparnya.

AYO BACA : Atalia Kamil Lantik Enam Ketua Dekranasda dan TP PKK

Lebih lanjut, target Sekoper Cinta yaitu perempuan diatas 18 tahun sudah atau belum menikah, baik yang ada di perkotaan atau pedesaan. Mereka akan mendapatkan model dasar yang sama. Semua terkait dengan keperempuanan dan etika.

"Saya agak kaget, sekarang banyak sekali perempuan tidak bisa menjahit lubang kancing sekalipun," ungkapnya.

"Kemudian mereka juga tidak tahu terkait dengan sopan santun, bagaimana manajemen keuangan  pribadi yang perlu kita dorong. Termasuk juga ketahanan keluarga," sambung Atalia.

Adapun tahapan program Sekoper Cinta, tutur Atalia, adanya pembentukan pedoman program, pembuatan model pembelajaran umum dan model tematik, pelaksanaan sekolah perempuan di 27 kabupaten/kota, monitoring dan evaluasi serta training of trainer (TOT) untuk relawan dan fasilitator.

AYO BACA : Ini Curhatan Si Cinta Atalia Ridwan Kamil yang Berangsur Sembuh

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers