web analytics
  

Liburan ke Bali Naik Bus? Siapa Takut

Selasa, 18 Desember 2018 08:25 WIB Netizen Netizen
Netizen, Liburan ke Bali Naik Bus? Siapa Takut, wisata ke bali, wisata bali, liburan ke bali, wisata

Bali

Liburan mungkin hal yang ingin dilakukan setiap orang ketika dirinya butuh suasana baru, seperti membutuhkan destinasi vitamin ‘Sea’. Destinasi wisata untuk mengisi liburan yang paling terkenal dengan pantai-pantainya di Indonesia adalah daerah Bali. 

Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang dikunjungi oleh turis lokal maupun internasional, baik jalur darat di perbatasan jawa Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk atau jalur udara di Bandara Ngurah Rai.

Bali sangat kental akan budayanya. Dapat dilihat dari bangunan-bangunan yang berciri khas dan hampir di setiap rumahnya terdapat tempat ibadah--atau secara umumnya adalah Pura.

Bagi mahasiswa atau pelajar yang mengadakan studi komparatif ke Bali menjadi suatu liburan yang bukan liburan. Namun, di sisi fokus atas tujuan yang akan dicapai, merasa ada ‘liburan’ dalam hatinya.

Dengan perjalanan dari Bandung hingga Bali menggunakan transportasi darat dan disambung jalur laut dengan kapal Ferry dengan jarak 1,087 KM membutuhkan waktu kurang lebih 36 jam untuk sampai di pulau Bali. Di perjalanan pun sama, dengan panjangnya waktu yang sangat jauh pun diberikan pemandangan-pemandangan yang membuat takjub seperti gunung, perbukitan yang dilewati dari Bandung hingga Probolinggo sampai dengan penyebrangan laut di Pelabuhan Ketapang. 

Menyebrangi selat Bali kurang lebih 45 menit, yang uniknya adalah ketika di perjalanan laut, jam di ponsel tiba-tiba berganti. Jika memakai jam analog, kita harus membenarkannya secara manual. 

Hal itu terjadi karena Bali merupakan daerah WITA atau Waktu Indonesia Tengah. Ketika sampai di Bali itu bagi turis domestik, jangan lupa untuk mengganti jam tangannya ya agar tidak salah dengan menambahkan atau mengurangi waktunya 1 jam lebih. 

Mau tau tips untuk naik bis ke bali seperti apa? Yuk dibaca dulu sampai habis saran tempat yang dapat dikunjungi di Bali ya!
Berikut adalah tempat-tempat wisata edukasi dan juga wisata dengan menikmati keindahan alam yang ada di Bali:

Wisata Edukasi di Bali

1. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Denpasar 

Sebelum masuk ke auditorium DPK, sebagai tamu atau pengunjung diberikan sajian yang berbeda dengan dinas perpustakaan yang ada di Bandung yaitu kita harus melewati tempat yang disebut “Museum Digital” oleh pihak sana, meskipun tidak besar jalan tersebut diberikan tata pameran seperti museum. Dari paparan dari pihak DPK tentang museum ini,  menyebutkan bahwa museum ini di isi dengan informasi-informasi sejarah tentang Bali dan kekhasannya.

AYO BACA : Mencicipi Chinese Food dengan Harga Miring di Blockchain Cafe & Resto

Di gedung DPK, kita diberikan penjelasaan mengenai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar dari segi pengelolaannya sampai dengan fasilitas dan koleksi yang ada di DPK tersebut. Disana dijelaskan juga bahwa museum yang sebelumnya kita lewati merupakan implementasi dari arsip-arsip yang telah di kelola dan diubah menjadi bentuk koleksi yang ada di DPK. 

Tidak lupa juga dijelaskan tentang perpustakaan, di sana bagaimana dari koleksinya dan juga fasilitas-fasilitas yang di sediakan. Setelah mendapatkan penjelasan kita dapat mengunjungi koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan nya, sekadar membaca dan bertanya kepada pustakawan yang ada di sana bila ada yang ingin ditanyakan.

Ada yang berbeda yaitu dengan adanya koleksi budaya, artinya Bali sangat tinggi rasa akan menjaga kebudayaannya. Salah satunya adalah bukti bahwa adanya daun lontar yang disediakan di DPK. Namun ketika ditanya daun lontar tersebut apakah boleh di buka atau bagaimana, jawaban dari pihak pustakawan sendiri tidak sembarangan orang dapat membukanya.

2. Museum Bajra Sandhi

Museum ini memberikan informasi tentang perjuangan para pahlawan Bali terdahulu dan juga bukti dari masyarakat Bali sebagai bentuk menghargai perjuangan para pahlawan rakyat Bali. Museum tersebut juga dibangun sebagai lambang semangat kemerdekaan Republik Indonesia, karena dalam segi bangunan nya secara filosofis jumlahnya seperti tanggal kemerdekaan Republik Indonesia 17-8-45. Dilihat dari tanggal tersebut, jumlahnya ada pada 17 anak tangga yang ada pada gerbang utama, lalu ada 8 buah tiang dalam gedungnya, dan dari ketinggian monumennya adalah 45 meter. 

Dari gedung yang memiliki monumennya setinggi 45 meter, terdapat tiga lantai. Lantai pertama terdapat beberapa ruang yaitu administrasi, rapat, perpustakaan, pameran, souvenir, dan juga toilet. Di lantai dua adalah ruangan diorama atau koleksi dari museum tersebut, koleksi dari museum Bajra Sandhi ini adalah diorama, yang berjumlah 33 dalam bentuk ruangannya dengan melingkar. Dari bentuk ruangan melingkar ini secara urutannya secara kronologis di mulai dari no. 1 sampai dengan no. 33.

Pada lantai tiga terdapat ruangan paling atas dari monumen Bajra Sandhi ini, dalam informasi pada museum tersebut menjelaskan bahwa lantai tiga ini adalah tempat merenung sambil menikmati suasana keindahan yang ada pada monumen. 

Wisata Alam Bali

1. TANAH LOT

Tanah Lot merupakan objek wisata yang ada di Bali di mana ada sebuah Pura di batu besar bibir pantai, tidak hanya itu keindahan pantainya pun mampu memberikan ketakjuban dan hawa ketenangan jiwa. Banyak sekali para turis yang berdatangan, kebanyakan para turis tersebut datang untuk mengabadikan keindahan dari tempat-tempat di Tanah Lot tersebut dengan berfoto bersama-sama tetapi tidak untuk bebasah-basahan di pinggir pantainya.

2. TANJUNG BENOA

AYO BACA : Nikmatnya Sensasi Keju Lumer Ala Volcano Cheese Cake

Tanjung Benoa Bali merupakan destinasi wisata yang sangat di minati oleh wisatawan yang mengunjungi Bali. Tidak menutup kemungkinan akan selalu ramai oleh pengunjung-pengunjung pulau Bali. Tepatnya Tanjung Benoa ini berada pada destinasi wisata yang diberikan oleh kawasan Nusa Dua Bali. Daya tarik dari Tanjung Benoa ini adalah Water Sport dan Pulau Penyu. Tanjung Benoa cocok dijadikan tempat wisata Water Sport karena memiliki pantai yang tenang ombaknya dan juga pulau penangkaran penyu sehingga dapat dijadikan tempat wisata bahari. 

Water Sport yang ada di sana diantaranya, Banana Boat, Flying Fish, Jet Ski, Single Parasailing, Rolling Donut, Snorkeling, Mangrove Forest, Pulau Penyu. Biasanya harga yang ditawarkan pun berbeda antara wisatawan asing dan wisatawan domestik. 

3. PANTAI PANDAWA 

Pantai yang wajib dikunjungi adalah pantai Pandawa. Pantai yang memberikan kesegearan mata untuk memenuhi vitamin ‘sea’ dengan hamparan pasir putih di sana. Bagi mereka yang pertama kali datang dan melihat pantai Pandawa ini, akan memberikan kesan takjub dari keindahan pemandangan yang ada di sana. Jika kebetulan kesana dengan waktu yang bukan padat liburan, di sana akan terasa sepi dan sebuah keuntungan bisa merasakan keindahan pantai Pandawa yang tidak banyak pengunjung. 

Dengan berjalan-jalan di bibir pantainya saja sungguh sangat berkesan, dengan ombak yang tenang juga para wisatawan dapat bermain air di sana. Tidak hanya untuk bermain air saja, keindahan dari alamnya tersebut dapat dijadikan tempat sebagai pengambilan foto yang estetik dengan kesan akan pantainya yang indah.

Bagaimana? Tadi adalah sedikit dari banyak tempat-tempat wisata yang dapat di kunjungi yang ada di daerah Bali. Sisanya sangat banyak dan belum sempat disebutkan.

Tips Naik Bis ke Bali Gimana sih?

1. Persiapkan diri bahwa menggunakan bis dari Bandung ke Bali itu tidak sebentar. Kurang lebih 36 jam dapat dipastikan sampai.

2. Jika siap berangkat, cukup siapkan tas koper untuk menuju Bali. Biasanya laki-laki dan perempuan itu barang bawaanya beda, tapi sesuaikan saja ukuran tas koper dengan barang yang akan Anda bawa.

3. Lebih baik berangkat ke Bali menggunakan Bus itu bersama teman-teman, jadi dalam 1 Bus tidak ada rasa sungkan pun jika ingin berjalan-jalan di bus kala pegal melanda.

4. Siapkan bantal leher, ini dapat membantu ketika perjalanan panjang yang pada malam hari ataupun siang hari Anda akan merasakan kantuk. Karena tidur di bus itu biasanya dalam posisi duduk, bantal leher setidaknya dapat mencegah sakit leher ketika bangun.

5. Jika dalam keadaan ingin segera buang air, jangan sungkan untuk bilang kepada Pak Supir atau pemandu wisata agar menepi terlebih dahulu.

6. Nikmati segala perjalanan yang panjang, karena itu adalah bagian dari kesan dan akan menjadi sejarah hidup kita masing-masing. “Ke Bali menggunakan bis.”

Fadillah Suryana Idham
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

AYO BACA : Cuanki Laksana Cimahi, Oleh-oleh untuk WNI di Luar Negeri

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers