web analytics
  

Bertemu Jokowi, PPNI Usulkan Satu Desa 1 Perawat

Rabu, 5 Desember 2018 09:23 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Bertemu Jokowi, PPNI Usulkan Satu Desa 1 Perawat, Jokowi, perawat, kesehatan, desa sehat

Perawat (klikdokter.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah, mengusulkan program satu desa 1 perawat kepada Presiden Joko Widodo, saat pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/12). 

Hanif mengatakan bahwa perawat dengan potensi kompetensi, jumlah serta kondisi geografis daerah, memungkinkan sekali untuk diberdayakan dalam program percepatan derajat kesehatan lewat penempatan 1 perawat 1 desa. 

AYO BACA : Google Luncurkan Ponsel Canggih Seharga Rp99 Ribu

"Kami kira ini tidak sulit, tinggal political will pemerintah. Karena instrumennya ada. Kalau soal anggaran, bisa gunakan dana desa atau alokasi dana desa (ADD) yang lewat APBD," kata Hanif dan jajaran usai bertemu presiden. 

Dengan program tersebut, PPNI berkeyakinan bisa mempercepat visi dan misi Presiden Jokowi dalam bidang kesehatan, sesuai dengan Nawa Cita. Saat ditanya respons presiden atas usulan program ini, Hanif menyebut bahwa Jokowi menghormati dan memperhatikannya. 

AYO BACA : Tumblr Larang Konten Ponografi Masuk Ke Platform-Nya

Meskipun, belum diputuskan apakah usul tersebut diterima atau tidak. 

"Mungkin ini belum bisa diputuskan karena kajiannya harus lebih luas. Saya kira presiden dan kabinet akan mengkaji karena belum eksplisit menjawabnya. Tapi dari hasil diskusi tadi sangat intens sekali beliau pertanyakan itu," jelas Hanif. 

Terlebih, program satu desa 1 perawat sudah berjalan di beberapa provinsi, antara lain di 6 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Dengan pertumbuhan jumlah perawat sebanyak 100 ribu orang per tahun, dia yakin program tersebut bisa diwujudkan secara nasional. 

"Tahun 2015 itu data manual kami mencatat ada 926 ribu perawat. Tingkat pertumbuhannya 100 ribu lebih per tahun," tambahnya.

AYO BACA : Berita Populer Rabu 5 Desember 2018

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers