web analytics
  

Bareskrim Kejar Pembuat Konten Hoaks Penculikan dan Pesawat Lion Air

Rabu, 7 November 2018 09:05 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Bareskrim Kejar Pembuat Konten Hoaks Penculikan dan Pesawat Lion Air, lion air jatuh,lion air karawang,pesawat jatuh,daftar korban lion air,hoaks lion air

Grafis Lion Air JT610.(Attia)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Selama sepakan ini, Bareskrim Polri telah menangkap belasan pelaku penyebar hoaks soal penculikan anak dan insiden jatuhnya pesawat Lion Air. 

Setidaknya ada 13 orang yang ditangkap sebagai penyebar hoaks. Kadiv Humas Polro Irjen Setyo Wasisto mengatakan, kini Bareskrim mulai mencari siapa yang membuat konten itu hingga akhirnya disebarkan di media sosial. 

"Kami sedang telusuri (pembuat konten hoaks) oleh sebab itu perlu diberikan pemahaman bahwa ruang yang digunakan oleh media sosial itu ruang publik, ruang umum," ujar Setyo di Mabes Polri, Selasa (6/11/2018). 

Setyo menjelaskan, ditangkapnya 13 orang sebagai pihak yang menyebarluaskan berita bohong itu lantaran diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). 

"Jadi dalam UU dikatakan siapa yang membuat, menyebarluaskan berita bohong. Kalau mereka bilang hanya iseng atau kepedulian terhadap teman, UU tidak mengatur itu," kata Setyo. 

Saat ini, kata Setyo, yang paling penting adalah adanya kesadaran proses literasi digital atau penyaringan informasi di dunia maya. 

"Gunakan saja medsos, WA untuk yang baik-baik saja. Tahan jempolnya. Saring dulu baru sharing atau think before posting," tutur Setyo. 

AYO BACA : Sudah Mengudara, Pesawat Garuda Kembali ke Bandara

Adapun ke-13 pelaku itu berinisial D (41), EW (31), RA (33), JHS (31), DNL (20), N (23), A (30), O (30), TK (34), S (33), NY (22), dan UST (28), VGC. Semuanya ditangkap dalam rentang waktu 31 Oktober hingga 5 November 2018. 

Penyelidikan Anggota Legislatif

Di samping itu, Bareskrim Polri telah memeriksa salah satu calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional Mustofa Nahrawardaya terkait dugaan penyebaran hoaks jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP. 

Dalam pemeriksaan, Mustofa yang juga pegiat media sosial itu membantah menyebarkan hoaks. 

Dia mengaku, cuitan di akun Twitter @AkunTofa itu adalah kode kepada istri. Dengan adanya bantahan itu, Setyo mengatakan, penyidik akan mendalaminya. 

“Kemarin sudah diklarifikasi dan sekarang sedang didalami oleh Dittipidsiber karena dia menggunakan kode-kode katanya. Kode-kode ini, logis tidak dia dengan istri sendiri menggunakan kode-kode,” kata Setyo. 

Setyo menambahkan, tidak menutup kemungkinan penyidik bakal memanggil Mustofa kembali untuk dimintai keterangan tambahan. 

“Kalau diperlukan mungkin (dipanggil lagi), tapi kalau tidak ya enggak,” sambung dia. 

AYO BACA : Kemenhub Minta Garuda Indonesia dan Lion Air Periksa Kelayakan Boeing 737 Max 8

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

10 Ribu Unit GeNose Disiapkan untuk Jawa dan Bali

Nasional Senin, 1 Maret 2021 | 06:44 WIB

Sebanyak 10 ribu unit GeNose C19 disiapkan untuk membantu deteksi penyebaran Covid-19. Angka tersebut akan digunakan un...

Umum - Nasional, 10 Ribu Unit GeNose Disiapkan untuk Jawa dan Bali, GeNose,Cara kerja GeNose,Harga GeNose,GeNose Pendeteksi Covid-19,screening genose bandung

Legalitas Miras Picu Eksploitasi: Oplosan Bisa Makin Marak

Nasional Senin, 1 Maret 2021 | 05:55 WIB

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengatakan, legalitas minuman keras (miras) dapat memicu eks...

Umum - Nasional, Legalitas Miras Picu Eksploitasi: Oplosan Bisa Makin Marak, miras,miras oplosan,legalitas miras,aturan miras,aturan industri miras

Holding BUMN Farmasi Siapkan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Gotong Royong

Nasional Senin, 1 Maret 2021 | 03:47 WIB

Induk Holding BUMN Farmasi (HBF), Bio Farma beserta anggota HBF Kimia Farma, akan mendatangkan dua jenis vaksin Covid-19...

Umum - Nasional, Holding BUMN Farmasi Siapkan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Gotong Royong, Holding BUMN Farmasi,Bio Farma,Kimia Farma,Vaksin Covid-19 Gotong Royong

Menteri KKP Trenggono Bakal Larang Ekspor Benih Lobster

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 20:01 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono mengaku akan melarang ekspor benih lobster. Trenggono menyebut beni...

Umum - Nasional, Menteri KKP Trenggono Bakal Larang Ekspor Benih Lobster, Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono,Ekspor Benih Lobster

Ketua MUI: Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 17:07 WIB

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis menegaskan melegalkan izin investasi minuman keras atau miras hukumnya...

Umum - Nasional, Ketua MUI: Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram, Majelis Ulama Indonesia (MUI),Investasi Miras,Industri Minuman Keras

Hakim Artidjo Alkostar Wafat, Algojo yang Ditakuti Para Koruptor

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:41 WIB

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengenang sosok Anggota Dewan Pengawas...

Umum - Nasional, Hakim Artidjo Alkostar Wafat, Algojo yang Ditakuti Para Koruptor, Hakim Artidjo Alkostar,Artidjo Alkostar Meninggal Dunia,Artidjo Alkostar Wafat,Hakim yang Ditakuti Para Koruptor

Polemik Seragam Sekolah, PGRI Sarankan SKB 3 Menteri Dikaji Ulang

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:56 WIB

Polemik perihal ini bisa terjadi karena sesuatu yang menyinggung agama sangat sensitif.

Umum - Nasional, Polemik Seragam Sekolah, PGRI Sarankan SKB 3 Menteri Dikaji Ulang, Seragam Sekolah,skb 3 menteri,SKB Seragam Sekolah,PGRI,Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong, Menkes: Harus Gratis Diberikan

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:27 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan vaksin gotong royong yang dilakukan mandiri oleh perusahaan mesti grati...

Umum - Nasional, Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong, Menkes: Harus Gratis Diberikan, vaksinasi gotong royong,Vaksin Covid-19,Pfizer,sinovac,AstraZeneca,novavac,Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

artikel terkait

dewanpers