web analytics
  

Masuk Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspada

Selasa, 30 Oktober 2018 12:24 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi Hujan (ayobandung.com)

AYO BACA : Bapak Ini Mengolah Air Hujan Jadi Air Layak Minum

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM-- Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah bencana.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Barat Dicky Syahrromi mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, November akan mulai memasuki musim hujan.

"Siaga darurat kekeringan, berakhir 30 oktober, karena November ini akan mulai masuk musim hujan," tutur Dicky disela dialog publik Kupas Tuntas Sesar Lembang, Selasa (30/10/2018).

Jawa Barat, kata Dicky, merupakan daerah yang rawan bencana saat musim hujan, baik itu longsor, banjir, dan bencana lainnya.

Longsor merupakan bencana yang sering terjadi saat awal musim hujan. Tanah kering setelah musim kemarau bepotensi menjadi longsor saat diguyur hujan.

"Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, seperti pinggir tebing kami imbau untuk selalu waspada," ujarnya.

Kewaspadaan juga harus ditingkatkan oleh masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Mengingat banjir bandang menjadi bencana lain yang harus diwaspadai.

Masyarakat, kata Dicky, harus berhati-hati jika hujan deras dalam waktu lama. Pasalnya, debit air hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan longsor di hulu dan bisa menyebabkan banjir bandang.

"Terutama masyarakat di pinggir sungai, harus hati-hati jika ada anomali cuaca seperti hujan deras yang lama," katanya.

Banjir menjadi bencana lain yang harus diwaspadai. Sejumlah daerah di Jawa Barat rawan terhadap bencana ini.

"Hari ini kami akan rapat dengan BPBD se-Jawa Barat untuk mengantisipasi bencana musim hujan," tutupnya.

AYO BACA : Enam Cara agar Jas Hujan Tahan Lama

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers